Apakah Boleh Membiarkan Si Kecil Berambut Gondrong?

Saat sedang jalan-jalan di mall atau makan di sebuah restoran, Mam mungkin pernah bertemu dengan anak kecil laki-laki yang memiliki rambut panjang atau gondrong. Selama ini, Mam selalu memotong rambut Si Kecil apabila panjangnya sudah melebihi daun telinga. Namun, setelah betemu dengan anak kecil tersebut, Mam pun jadi terpikir untuk membiarkan Si Kecil berambut gondrong. Sebenarnya, bolehkah hal tersebut dilakukan?

Tidak Ada Larangan Memanjangkan Rambut

Sejauh ini, tidak ada larangan bagi anak-anak, terutama laki-laki, untuk memanjangkan rambut mereka. Semua kembali lagi kepada sang anak dan orang tua masing-masing. Umumnya, orang tua akan langsung memotong rambut anaknya, baik di salon mau pun sendiri, jika sudah mencapai panjang tertentu. Alasannya simpel, yakni agar Si Kecil terlihat lebih fresh dan tidak merasa gerah dengan rambutnya yang panjang.

Terlebih, rambut gondrong memerlukan perawatang yang cenderung lebih rumit dari rambut pendek. Jadi, jika Mam ingin membiarkan Si Kecil berambut gondrong, sebetulnya hal tersebut sah-sah saja dilakukan. Tidak ada yang berhak melarang Mam dan Si Kecil untuk melakukannya.

Pertimbangkan Perawatannya

Namun, setiap keputusan pasti memiliki konsekuensi, Mam. Ingat, rambut panjang membutuhkan perawatan ekstra. Belum lagi risiko kerontokan yang cenderung lebih besar. Mam harus memastikan kondisi rambut gondrong Si Kecil terus terjaga. Lalu, saat sedang beraktivitas, Mam juga tidak boleh lupa mengingatkan Si Kecil untuk mengikat rambutnya. Pastikan tidak ada rambut yang menghalangi gerakan dan pandangannya selama beraktivitas.

Tanyakan pada Si Kecil Apakah Ia Ingin Memanjangkan Rambutnya

Mam, ingat, rambut Si Kecil adalah bagian dari tubuhnya sendiri. Artinya, ia pun berhak menyuarakan pendapatnya tentang keputusan untuk memotong atau memanjangkan rambut.

Misalnya, selama ini Mam rutin memotong rambut Si Kecil setiap tiga bulan sekali. Ketiba tiba saat untuk memotong rambut, coba tanyakan pada Si Kecil apakah ia memang ingin memotong rambutnya. Menggunakan bahasa yang mudah dipahami, jelaskan kepada Si Kecil tentang sisi positif dan negatif dari rambut panjang dan pendek. Setelah itu, biarkan  ia memutuskan sendiri apakah ingin memotong rambut atau membiarkannya gondrong.

Jika Si Kecil Hendak Masuk Sekolah, Sebaiknya Potong Rambut

Tentu ada saat-saat tertentu di mana sebaiknya Si Kecil tetap memotong rambutnya, Mam. Apabila Si Kecil sudah memasuki usia sekolah dan sebentar lagi akan mulai mengikuti kelas pengajaran, sebaiknya Mam tetap memotong rambut Si Kecil. Pasalnya, biasanya kebanyakan sekolah tidak memperbolehkan murid pria untuk memiliki rambut gondrong. Jika sekolah Si Kecil memiliki aturan seperti itu, maka tak ada pilihan lagi selain memotong rambut Si Kecil.

Jadi, apakah Mam boleh membiarkan Si Kecil berambut gondrong? Jawabannya bergantung dari kemauan dan keinginan Si Kecil sendiri. Namun, jika Si Kecil sudah hendak masuk sekolah, sebaiknya Mam tetap memotong rambut Si Kecil untuk mematuhi peraturan sekolah. Terlebih, dengan rambut yang pendek, Si Kecil bisa lebih leluasa beraktivitas tanpa harus mengikat rambutnya.

 

Baca Juga: 

Single mom, Jangan Takut Rencanakan Liburan

 

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :