• Home
  • Kehamilan
    • Info Kesuburan
    • Ensiklopedia Kehamilan
    • Tes Kehamilan
    • 0 – 3 Bulan
    • Persiapan Kelahiran
    • Metode Melahirkan
    • Tips Menyusui
    • Peran Ayah Dan Papa
  • Pola Asuh
    • 0 – 12 Bulan
    • 1 – 3 Tahun
    • 3 – 5 Tahun
    • 6 -12 Tahun
    • Adopsi
  • Cantik & Gaya
    • Mode Anak
    • Gaya Saat Hamil
    • Tips Kecantikan
  • Kesehatan
    • Diet
    • Kesehatan Wanita
    • Bugar
    • Kesehatan Keluarga
  • Cinta & Keluarga
    • Tips Pernikahan
  • Rahasia Dapur
    • Sajian Lezat
    • Tips
    • Resep MPASI
  • Me Time
    • Life Guru
    • Hang Out
    • Hiburan
    • Karier
    • Keuangan
  • Topik Hangat
    • Aktivitas
    • Event
    • Berbagi Cerita
    • Topik Umum


Breaking

Tekstur MPASI Sesuai Usia Si Kecil

4 Makanan Pengurang Dahak saat Batuk Pilek

5 Kebiasaan Saat Hamil yang Bisa Membuat Anak Pintar

Hati-hati! Media Sosial Bisa Berpotensi Merusak Hubungan Pernikahan!

5 Cara Mencapai Resolusi Tahun Baru


Eyeliner Pensil, Cair, dan Gel: Apa Bedanya?


 01 Jan 2017   Penulis Redaksi IbuDanMama  0 Komentar


Hampir setiap wanita tidak bisa lepas dari yang namanya makeup. Secantik apapun wajahnya, pasti memerlukan sentuhan makeup walaupun hanya sedikit. Salah satu produk makeup yang wajib adalah eyeliner. Produk ini dgunakan untuk mempertegas bentuk mata Mam. Ada berbagai jenis eyeliner yang dijual di pasaran, yaitu cair, gel, dan pensil. Lalu, apa sajakah perbedaannya? Yuk, simak selengkapnya di sini.

Pencil Eyeliner

Bagi Mam yang masih pemula, eyeliner pensil ini cocok digunakan. Seperti namanya, bentuknya juga seperti pensil. Tekstur bahannya mirip krayon sehingga mudah untuk digunakan. Tak perlu bingung karena ada banyak pilihan produk yang bisa Mam pilih, termasuk dari brand kosmetik lokal. Warna dari eyeliner pensil ini juga bisanya bermacam-macam tak hanya hitam, tetapi juga cokelat dan putih. Kebanyakan hasil yang dihasilkan dari eyeliner pensil ini matte. Kelemahan eyeliner pensil adalah, baisanya tidak waterproof. Jadi Mam harus mengaplikasikannya lagi setelah mencuci muka. Atau pada saat Mam secara tidak sengaja mengucek mata, eyeliner ini akan belepotan sehingga Mam perlu memperbaikinya.

Liquid Eyeliner

Untuk eyeliner yang lebih tahan lama, Mam bisa mencoba eyeliner cair atau liquid eyeliner. Mam bisa memilih hasil akhir yang glossy atau matte karena eyeliner cair ini banyak sekali macamnya. Dibanding eyeliner pensil, pengaplikasian eyeliner cair relatif lebih susah, karena jika tangan goyah sedikit saja garis yang dihasilkan bisa belepotan. Apa lagi jika ini eyeliner jenis waterproof, maka akan sangat susah menghapusnya. Mam harus menggunakan eye makeup remover untuk itu. Garis yang dihasilkan juga lebih tipis dan natural dari eyeliner pensil. Ketika memakai eyeliner ini, usahakan garis mata yang dibuat ditarik dalam sekali gores agar lebih rapi.

Gel Eyeliner

Selanjutnya gel eyeliner. Eyeliner jenis ini memiliki tekstur yang menyerupai gel, jadi lebih pekat daripada yang liquid. Biasanya, kemasannya berupa kontainer kecil lengkap dengan kuas untuk mengaplikasikannya. Gel liner sangat cocok jika Mam ingin menciptakan cat eye yang sempurna, tetapi penggunaannya lebih sulit dari pada kedua jenis sebelumnya. Eyeliner jenis gel banyak digunakan oleh para makeup artist. Bagi pemula, perlu pembiasaan untuk memakai eyeliner ini. Hasilnya tidak matte seperti pensil, tetapi sedikit lebih glossy. Gel liner sangat pas digunakan ketika Mam memakai eyeshadow tebal karena warnanya akan tetap terlihat jelas.

Teksturnya yang padat membuat eyeliner ini mudah kering jika Mam kurang rapat menutup wadahnya. Untuk itu, jangan sampai eyeliner ini mengering karena hasilnya juga tidak akan bagus.

Walaupun berbeda teksturnya, ketiganya memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk mempertegas kontur mata. Tekstur eyeliner yang Mam gunakan menentukan hasil goresan. Jika Mam seorang pemula dalam ber-makeup, lebih baik gunakan eyeliner pensil karena di antara ketiganya, eyeliner ini yang paling mudah digunakan. Sesuaikan dengan kebutuhan. Jadi, yang mana pilihan Mam?

Related



About The Author

Redaksi IbuDanMama
Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Yuk Komentar Mam!


  • Cari di Situs

  • Top Posts & Pages

    • Tips Mempercepat Janin Masuk ke Rongga Panggul
      Tips Mempercepat Janin Masuk ke Rongga Panggul
    • 5 Tips Mengurangi Nyeri Pada Vagina Saat Hamil Tua
      5 Tips Mengurangi Nyeri Pada Vagina Saat Hamil Tua
    • 5 Cara Mengatasi Hemoglobin Rendah Pada Ibu Hamil
      5 Cara Mengatasi Hemoglobin Rendah Pada Ibu Hamil
    • Tips Mengatasi Kaki Pegal
      Tips Mengatasi Kaki Pegal
    • Merangsang Gerakan Janin
      Merangsang Gerakan Janin
    • Atasi BAB Keras Pada Bayi
      Atasi BAB Keras Pada Bayi
    • 8 Penyebab Bayi Susah Tidur
      8 Penyebab Bayi Susah Tidur
    • Dilarang Tidur Siang Pasca Melahirkan, Mengapa?
      Dilarang Tidur Siang Pasca Melahirkan, Mengapa?
    • Merangsang Persalinan Secara Alami
      Merangsang Persalinan Secara Alami
    • Liburan Asyik Walaupun di Rumah
      Liburan Asyik Walaupun di Rumah


  • Meta

    • Register
    • Log in
    • Entries RSS
    • Comments RSS
    • WordPress.org
  • Recent Posts

    • Tekstur MPASI Sesuai Usia Si Kecil
    • 4 Makanan Pengurang Dahak saat Batuk Pilek
    • 5 Kebiasaan Saat Hamil yang Bisa Membuat Anak Pintar
    • Hati-hati! Media Sosial Bisa Berpotensi Merusak Hubungan Pernikahan!
    • 5 Cara Mencapai Resolusi Tahun Baru
  • Categories


Privacy Policy|Terms & Condition|Sitemap|©2014 Copyright IbuDanMama.co.id