Hampir setiap wanita tidak bisa lepas dari yang namanya makeup. Secantik apapun wajahnya, pasti memerlukan sentuhan makeup walaupun hanya sedikit. Salah satu produk makeup yang wajib adalah eyeliner. Produk ini dgunakan untuk mempertegas bentuk mata Mam. Ada berbagai jenis eyeliner yang dijual di pasaran, yaitu cair, gel, dan pensil. Lalu, apa sajakah perbedaannya? Yuk, simak selengkapnya di sini.
Pencil Eyeliner
Bagi Mam yang masih pemula, eyeliner pensil ini cocok digunakan. Seperti namanya, bentuknya juga seperti pensil. Tekstur bahannya mirip krayon sehingga mudah untuk digunakan. Tak perlu bingung karena ada banyak pilihan produk yang bisa Mam pilih, termasuk dari brand kosmetik lokal. Warna dari eyeliner pensil ini juga bisanya bermacam-macam tak hanya hitam, tetapi juga cokelat dan putih. Kebanyakan hasil yang dihasilkan dari eyeliner pensil ini matte. Kelemahan eyeliner pensil adalah, baisanya tidak waterproof. Jadi Mam harus mengaplikasikannya lagi setelah mencuci muka. Atau pada saat Mam secara tidak sengaja mengucek mata, eyeliner ini akan belepotan sehingga Mam perlu memperbaikinya.
Liquid Eyeliner
Untuk eyeliner yang lebih tahan lama, Mam bisa mencoba eyeliner cair atau liquid eyeliner. Mam bisa memilih hasil akhir yang glossy atau matte karena eyeliner cair ini banyak sekali macamnya. Dibanding eyeliner pensil, pengaplikasian eyeliner cair relatif lebih susah, karena jika tangan goyah sedikit saja garis yang dihasilkan bisa belepotan. Apa lagi jika ini eyeliner jenis waterproof, maka akan sangat susah menghapusnya. Mam harus menggunakan eye makeup remover untuk itu. Garis yang dihasilkan juga lebih tipis dan natural dari eyeliner pensil. Ketika memakai eyeliner ini, usahakan garis mata yang dibuat ditarik dalam sekali gores agar lebih rapi.
Gel Eyeliner
Selanjutnya gel eyeliner. Eyeliner jenis ini memiliki tekstur yang menyerupai gel, jadi lebih pekat daripada yang liquid. Biasanya, kemasannya berupa kontainer kecil lengkap dengan kuas untuk mengaplikasikannya. Gel liner sangat cocok jika Mam ingin menciptakan cat eye yang sempurna, tetapi penggunaannya lebih sulit dari pada kedua jenis sebelumnya. Eyeliner jenis gel banyak digunakan oleh para makeup artist. Bagi pemula, perlu pembiasaan untuk memakai eyeliner ini. Hasilnya tidak matte seperti pensil, tetapi sedikit lebih glossy. Gel liner sangat pas digunakan ketika Mam memakai eyeshadow tebal karena warnanya akan tetap terlihat jelas.
Teksturnya yang padat membuat eyeliner ini mudah kering jika Mam kurang rapat menutup wadahnya. Untuk itu, jangan sampai eyeliner ini mengering karena hasilnya juga tidak akan bagus.
Walaupun berbeda teksturnya, ketiganya memiliki fungsi yang sama, yaitu untuk mempertegas kontur mata. Tekstur eyeliner yang Mam gunakan menentukan hasil goresan. Jika Mam seorang pemula dalam ber-makeup, lebih baik gunakan eyeliner pensil karena di antara ketiganya, eyeliner ini yang paling mudah digunakan. Sesuaikan dengan kebutuhan. Jadi, yang mana pilihan Mam?







01 Jan 2017
Penulis Redaksi IbuDanMama
0 Komentar