Lanjut Kuliah Sambil Mengurus Si Kecil: Mungkinkah Dilakukan?

Menuntut ilmu tidak mengenal usia. Bahkan bagi mereka yang sudah berkeluarga pun, sempat terpikir untuk melanjutkan studi ke jenjang yang lebih tinggi. Ada yang bisa merealisasikannya dan ada yang tidak. Sebenarnya, jika Mam bersungguh-sungguh ingin lanjut kuliah sambil mengurus anak, ada tips yang bisa dilakukan agar sukses di keduanya. Berikut empat di antaranya.

Manajemen Waktu

Berikan porsi waktu yang pas untuk masing-masing kegiatan. Jangan sampai karena terlalu sibuk mengurusi tugas kuliah Mam tidak memiliki waktu untuk Si Kecil. Mam tidak mau orang lain menganggap Mam sebagai ibu yang gagal mendidik anak, bukan? Sebaliknya, rasa lelah karena mengurus anak dan keperluan rumah tangga lainnya membuat tugas Mam berantakan dan tidak bisa fokus menerima mata kuliah. Jika seperti ini, niat yang dibangun di awal akan sia-sial. Buat jadwal kegiatan setiap harinya untuk mengatur kegiatan Mam agar berjalan seimbang. Jika perlu, pasang alarm.

Cermat Memilih Jenis Perkuliahan

Pilih metode kuliah yang tidak begitu banyak memakan waktu. Jika Mam merasa bisa mengatur waktu dengan baik, boleh-boleh saja mengambil kuliah di universitas. Namun, jika Mam berpikir waktu yang Mam punya tidak cukup untuk bolak-balik kampus, maka perkuliahan online bisa menjadi solusinya. Saat ini teknologi sudah semakin maju, jadi tak perlu bingung memilih metode pendidikan yang praktis tapi tetap berkualitas.

Istirahat yang Cukup

Ini tak kalah penting. Sesibuk apa pun Mam, jangan biarkan jam tidur berkurang. Kurangnya waktu tidur justru akan membuat Mam merasa kelelahan dan kurang bersemangat. Dengan tidur, stamina dan tenaga akan pulih kembali sehingga Mam pun bisa menjalankan aktivitas harian dengan fit dan pikiran yang segar. Oh ya, Mam, waktu tidur yang kurang juga bisa meningkatkan risiko depresi, lho. Cukup terbayang kan, kesibukan mengurus anak dan kuliah ditambah dengan pikiran yang tidak tenang. Alih-alih rasa bahagia yang didapat, justru tekanan mental yang tak kunjung usai. Tidurlah antara tujuh hingga delapan setiap harinya.

Pastikan Orang Terdekat Mendukung Ide Mam

Pastikan Ayah, saudara, orang tua, dan bahkan teman (jika perlu) mendukung keputusan Mam untuk kuliah sambil mengurus anak. Ketika Mam merasa semangat menurun dan berniat berhenti di tengah jalan, orang-orang tersebut siap membantu dan memotivasi Mam. Jika ada masalah, mereka juga bisa Mam andalkan untuk memberikan jalan keluar. Jika orang terdekat tidak mendukung keputusan Mam, ini akan berdampak kurang baik karena mereka akan cenderung menyalahkan Mam saat terjadi sesuatu atau ketika semua tidak berjalan lancar. Akibatnya, rasa penyesalan akan timbul dari diri Mam sendiri.

Bagaimana, Mam? Kuliah sambil mengurus anak bukan hal yang mustahil, bukan? Asal Mam bisa membagi waktu dan menjaga pikiran tetap positif, semua bisa dilakukan. Namun sebelum itu, sebaiknya Mam pikirkan matang-matang sebelum mengambil keputusan tersebut karena kuliah sambil mengurus anak bukanlah hal yang mudah, perlu tekad yang kuat untuk menjalaninya. Selamat mencoba!

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :