Perawatan wajah perlu dilakukan oleh setiap wanita untuk tampil cantik. Sayangnya, tak semua produk kecantikan aman digunakan oleh ibu hamil. Beberapa ada yang mengandung bahan yang bisa berbahaya jika digunakan karena akan terserap ke dalam pembuluh darah sehingga berdampak pada janin. Oleh sebab itu, Mam harus lebih selektif ketika memilih produk atau jenis perawatan wajah. Berikut beberapa tips perawatan wajah untuk Mam yang sedang hamil.
Hindari Retinoid
Retinoid adalah salah satu jenis vitamin A yang banyak terdapat pada krim pelembap, krim anti aging, dan krim pencerah kulit. Retinoid bekerja dengan mempercepat proses peremajaan kulit dan mencegah perpecahan kolagen. Menurut beberapa penelitian, pemakaian retinoid secara oral dalam dosis yang tinggi dapat membahayakan janin dan berisiko menyebabkan cacat lahir pada bayi. Menurut Leslie Baumann, ahli dermatologi dari Universitas Miami, hingga saat ini belum ada penelitian yang menunjukkan penggunaan retinoid secara topikal berbahaya untuk ibu hamil. Meskipun demikian, Mam sebaiknya menghentikan sementara produk pemutih atau anti-aging yang mengandung retinoid.
Asam Salisilat dalam Dosis Besar Berbahaya
Asam salisilat sering digunakan sebagai obat anti jerawat. Pada saat hamil awal-awal, kadar hormon estrogen yang tidak seimbang bisa menyebabkan jerawat. Pemakaian asam salisilat baik secara oral maupun topikal dalam dosis yang besar dapat meningkatkan risiko cacat janin dan komplikasi kehamilan lainnya. Hal ini didasarkan pada beberapa studi yang pernah dilakukan. Oleh sebab itu, pergilah ke dokter dan Mam akan mendapatkan antibiotik khusus penghilang jerawat yang lebih aman digunakan.
Produk Makeup yang Non-Comedogenic
Produk makeup dengan label non-comedogenic sifatnya tidak menyumbat pori-pori kulit, sehingga tidak sampai terserap ke dalam pembuluh darah. Agar lebih aman lagi, pilih produk makeup yang berbahan dasar mineral karena makeup jenis ini hanya akan menempel di permukaan kulit. Jadi, meskipun hamil Mam masih tetap bisa berkreasi dengan makeup.
Mikrodermabrasi dan Chemical Peeling
Untuk menjaga agar kulit wajah tetap mulus dan bebas noda, Mam yang sedang hamil bisa memilih perawatan mikrodermabrasi jenis Athena atau chemical peeling yang menggunakan asam glikolat. Chemical peeling ini akan membuang sisa kulit mati di permukaan kulit, begitu hal nya dengan mikrodermabrasi.
Sunscreen
Baik dalam keadaan hamil maupun tidak penggunaan sunscreen tidak boleh ditinggalkan. Apa lagi pada saat hamil akan banyak muncul flek-flek hitam akibat pengaruh hormon. Jika terkena sinar matahari, flek ini akan semakin bertambah parah. Sunscreen yang mengandung titanium dioxide dan zinc oxide efektif menangkal pengaruh buruk sinar matahari. Ditambah lagi, kedua bahan tersebut tidak akan menembus permukaan kulit. Meskipun demikian, sebisa mungkin menghindari sinar matahari antara jam 10 pagi sampai jam 3 siang, ya.
Pada saat hamil Mam harus lebih berhati-hati dalam merawat kecantikan, karena apa yang kita pakai akan terserap ke dalam kulit dan menembus hingga ke pembuluh darah. Zat-zat kimia berbahaya yang masuk ke dalam darah akan ikut mengalir ke janin. Oleh sebab itu, ada baiknya sebelum Mam mencoba produk khusus ibu hamil di pasaran, Mam terlebih dahulu mengonsultasikannya pada dokter kandungan.







11 Jan 2017
Penulis Redaksi IbuDanMama
0 Komentar