Resah dengan Minat Bakat Anak? Simak Tips Berikut Ini!

Mendapati Si Kecil mulai menunjukkan minat dan bakat yang dimiliki pastinya merupakan sesuatu hal yang patut Mam banggakan. Namun, munculnya minat dan bakat anak bisa jadi hal yang cukup membuat para orang tua resah. Pasalnya, keputusan untuk segera menyalurkan minat dan bakat Si Kecil mungkin cukup sulit diambil. Apalagi kesiapan serta umur Si Kecil yang jadi bahan pertimbangan. Nah, apabila Mam resah dengan minat dan bakat anak, yuk simak tips berikut!

Pertimbangkan umur Si Kecil

Mungkin Si Kecil sudah menunjukkan minat dan bakatnya dalam permainan sepak bola. Selama pelajaran olahraga di taman kanak-kanak atau saat tengah bermain bersama teman-temannya, Si Kecil mungkin terlihat begitu bersemangat sehingga membuat Mam mempertimbangkan untuk mendaftarkannya ke sekolah atau club bola.

Melibatkan Si Kecil dalam kompetisi sebenarnya bukanlah hal yang buruk. Namun, umur Si Kecil memang tetap harus jadi bahan pertimbangan. Apabila Si Kecil masih berumur dibawah 5 tahun, sebaiknya tidak perlu melibatkannya dalam kompetisi terlebih dahulu. Mengingat Si Kecil belum paham tentang adanya menang dan kalah dalam kompetisi. Sebaiknya, berikan saja Si Kecil waktu bersenang-senang sembari mengembangkan minat dan bakatnya secara natural.

Berikan pemahaman yang baik pada Si Kecil

Jika Mam ingin mendorong minat dan bakat anak, melibatkannya dalam sebuah kompetisi yang membangun tentu merupakan pilihan yang patut dipertimbangkan. Misalnya, Si Kecil menunjukkan ketertarikan pada dunia fashion, mulai suka bergaya dan berfoto. Mengajak Si Kecil terlibat dalam lomba modeling juga tidak ada salahnya. Apalagi jika ia terlihat enjoy melakukannya.

Yang perlu Mam lakukan adalah memberikan Si Kecil pemahaman mengenai adanya menang dan kalah dalam kompetisi. Jangan sampai karena kurang matang dan siapnya mental Si Kecil menjadikan kompetisi sebagai kemunduran minat dan bakatnya. Berikanlah pengertian sederhana kepada Si Kecil bahwa menang bukan prioritas, kalah pun tidak boleh putus asa dan harus tetap berlatih agar jadi lebih baik.

Nasihat yang Mam berikan ditambah pengalaman yang Si Kecil dapatkan sendiri melalui kompetisi dapat mengembangkan dan menumbuhkan karakternya sejak dini. Hal ini bisa jadi langkah baik karena Si Kecil dapat terjun langsung mengeksplor minat dan bakatnya.

Kembangkan minat dan bakat Si Kecil ketika ia sudah siap

Tidak semua anak siap untuk terlibat dalam sebuah kompetisi, meskipun ia sebenarnya menunjukkan minat dan bakat pada bidang tertentu. Jika itu yang jadi masalah, maka sudah sepantasnya Mam tidak memaksakan Si Kecil. Pada dasarnya, mengembangkan minat dan bakat Si Kecil haruslah dilakukan selama ia merasa siap. Jika dipaksakan, Si Kecil malah akan merasa terbebani dan tidak bisa mengembangkan minat dan bakatnya sebagaimana seharusnya.

Nah, sebenarnya tidak ada kata terlalu dini kok Mam untuk mengarahkan minat dan bakat yang dimiliki oleh Si Kecil. Hanya saja Mam tetap harus mempertimbangkan kesiapan mentalnya agar minat dan bakatnya dapat tersalurkan dengan tetap. Semoga bermanfaat!

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :