Cara Merawat Gigi Setelah Melahirkan

Ketika sedang hamil, tubuh memang mengalami banyak perubahan yang terjadi selama 9 bulan terakhir. Hal-hal tersebut terjadi bukan tanpa adanya alasan, sebagian besar perubahan tersebut berkaitan dengan perubahan atau gejolak hormon yang terjadi selama masa kehamilan. Salah satunya adalah permasalahan gigi dan mulut.

Mengutip halaman smartparent.sg, perubahan tersebut terjadi karena adanya peningkatan estrogen dan progesteron sehingga mengurangi kekebalan tubuh seorang ibu hamil. Bahkan tidak sedikit dari ibu hamil yang mengalami infeksi gusi, kata Dr. Fu Jia Hui atau seorang registrar senior yang mengambil spesialisasi Periodontik di NUH University Dental Cluster.

Meskipun cukup jarang terdengar, tetapi permasalahan gusi ketika hamil ini memang terjadi. Hal ini tidak bisa dibiarkan karena bisa menyebabkan komplikasi kehamilan. Lalu bagaimana cara merawat gigi ketika sedang hamil? Berikut penjelasan dari Dr. Fu mengenai permasalahan ini.

Cara Merawat Kebersihan Gigi yang baik Ketika Mengalami morning sickness

Kebersihan gigi merupakan hal utama yang harus Anda diperhatikan dan dipelihara ketika sedang hamil. Mengingat selama kehamilan jenis bakteri penyebab penyakit gusi meningkat dan menyebabkan gusi menjadi rentan mengalami pendarahan. Tapi tidak jarang ibu hamil yang justru mengalami morning sickness ketika ingin menyikat gigi. Lalu apa yang harus dilakukan?

Dr. Fu menyarankan untuk cobalah untuk menyikat gigi ketika Anda merasa sehat, misalnya pada saat anda ingin makan dan tidak merasa mual. Mam juga bisa menggunakan sikat gigi dengan kepala sikat yang kecil agar bisa menjangkau area yang sulit dijangkau dan meminimalisir rasa mual.

Jika biasanya morning sickness dipicu dengan bebauan atau rasa, maka ketika menyikat gigi, Anda bisa menyiasatinya dengan menggunakan pasta gigi yang lebih ringan seperti pasta gigi buah atau sama sekali tidak menggunakan pasta gigi.  Plak dan bakteri sebenarnya bisa dilepas dengan cara menyikat gigi secara menyeluruh dengan benar agar merata dan dibarengi dengan benang atau sikat interdental.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Ibu Hamil mengunjungi Dokter Gigi?

Ketika hamil dan kebetulan Anda sedang menjalani perawatan gigi, maka lakukanlah kegiatan tersebut pada trimester kedua ketika perkembangan bayi sudah lebih stabil. Pada trisemester pertama organ bayi sedang berkembang, sehingga memiliki risiko keguguran lebih tinggi. Namun disarankan pula untuk ibu hamil untuk lebih baik menunda perawatan gigi hingga pasca melahirkan yang memiliki risiko lebih rendah.

Adakah perawatan gigi yang harus ditinggalkan oleh ibu hamil?

Sebagian besar perawatan gigi biasanya bisa dilakukan dengan anestesi lokal, sehingga hal tersebut bisa meminimalisir risiko bagi ibu hamil dan juga bayi. Tapi terkadang prosedur pembedahan gigi yang lebih besar bisa membuat seorang ibu hamil stress dan secara tidak langsung mempengaruhi bayi. Secara umum, perawatan gigi yang membutuhkan radiografi (sinar X) yang dilakukan selama kehamilan pun tidak jadi masalah karena memang memiliki risiko yang sangat rendah.

Jenis Makanan dan Minuman seperti apa yang bisa dikonsumsi untuk menjaga kesehatan gigi?

Dr Fu menyarankan untuk menghindari jenis makanan dan minuman berkadar gula tinggi dan konsumsi makanan yang kaya akan Vitamin C, D, kalsium, omega-3, DHA, dan antioksidan. Kandungan ini bisa mencegah kerusakan gigi dan penyakit gusi.

Nah, Mam, kira-kira seperti itulah cara untuk merawat kesehatan gusi dan gigi selama kehamilan. Ketika mengalami sakit gigi, Anda juga perlu berhati-hati dalam memilih obat agar tidak berisiko buruk bagi bayi. Obat parasetamol atau penghilang rasa sakit dianjurkan untuk dikonsumsi karena tidak menimbulkan risiko pada bayi yang sedang berkembang.

Baca juga : 

Tips Memilih Bra Nyaman Untuk Ibu Hamil

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :