7 Jenis Kebohongan Yang Sering Dilakukan Suami

Dalam kehidupan berumah tangga tak jarang kebohongan-kebohongan kecil dilakukan demi menjaga keharmonisan keluarga. Kebohongan ini bukan selalu merujuk pada hal-hal yang negatif. Bisa saja kebohongan ini termasuk pada white lies di mana kebohongan dilakukan demi sebuah kebaikan. Mungkin saja suami Mam pernah melakukan kebohongan-kebohongan seperti di bawah ini. Namun, jangan keburu emosi dulu Mam, jika suami Mam pernah melakukan hal di bawah ini, mungkin saja ada maksud baik yang tersembunyi dibaliknya.

  1. Berbohong Soal Pakaian Istri

Seringkali sebagai wanita, Mam selalu ingin tampil cantik di depan suami maupun orang lain. Dan tak jarang pula ketika bingung memilih pakaian mana yang akan dikenakan, Mam meminta pendapat kepada suami Mam. Maksud hati ingin mendapat jawaban pakaian mana yang paling cocok dikenakan, eh malah seringnya suami bilang “yang mana saja cantik”.

Sebenarnya nih Mam, jawaban suami yang sering kali terkesan cuek dan bohong ini memiliki maksud yang baik. Suami Mam hanya ingin Mam tampil percaya diri dengan apa yang Mam kenakan.

 

  1. Berbohong Soal Kecantikan Istri

Mam pasti sudah sering mendengar pujian suami tentang kecantikan Mam. Namun terkadang suami Mam masih memuji kecantikan wanita lain. Eits, Mam jangan terburu emosi. Sebagai makhluk visual, laki-laki akan selalu tertarik dengan objek yang memiliki visualisasi yang cantik. Jadi, tidak sepenuhnya suami Mam berbohong saat mengatakan Mam adalah yang paling cantik.

 

  1. Berbohong Soal Jam Pulang Kerja

Sebagai seorang istri, Mam pasti ingin menghabiskan waktu dengan suami berdua saja. Mam biasanya akan selalu menanti kapan suami pulang kerja. Tak jarang suami Mam mengatakan akan pulang pukul 7 namun ternyata sampai di rumah sudah larut malam. Kalau sudah begini nih, Mam jangan marah dan mencurigai suami Mam melakukan hal yang tidak-tidak.

Sebenarnya nih Mam, suami Mam juga ingin pulang lebih awal, namun terkadang pekerjaan di kantor masih menumpuk dan harus segera diselesaikan. Jadi, daripada khawatir suami lebih baik Mam mendoakan suami agar selalu diberi keselamatan. 

 

  1. Berbohong Soal Kebutuhan Seksual

Sudah menjadi rahasia umum jika laki-laki memiliki kebutuhan seksual yang lebih tinggi daripada wanita. Biasanya laki-laki yang akan meminta kepada wanita. Namun tak jarang Mam menolak ajakan suami Mam untuk berhubungan seksual. Seringnya suami Mam akan mengalah saat Mam menolak. Namun sebenarnya suami Mam masih berharap untuk bisa berhubungan seksual.

 

  1. Berbohong Bisa Mengatasi Suatu Masalah Sendiri

Sebagai seorang kepala keluarga, suami Mam mungkin tidak ingin membuat keluarga yang lain khawatir tentang masalah yang sedang dihadapinya. Seringnya, suami Mam mengatakan bahwa ia bisa menyelesaikan urusannya sendiri. Di balik kata-kata “aku bisa mengatasinya sendiri” sebenarnya suami Mam sedang butuh teman untuk bisa diajak berbagi cerita dan mencari solusi atas permasalahan yang dihadapi namun gengsi untuk mengatakan.

 

  1. Berbohong Soal Kekhawatiran

Hampir sama seperti pembahasan di atas, suami Mam pasti sering mengatakan “tidak usah khawatir, aku bisa mengatasinya”. Sebagai seorang laki-laki pasti selalu ingin menjadi sosok pelindung bagi keluarganya. Dengan meminta untuk tidak khawatir, suami Mam sebenarnya membutuhkan sosok yang bisa mendukung dan mempercayai bahwa ia bisa mengatasi masalah yang ada.

 

  1. Berbohong Untuk Selalu Jujur

Tidak ada laki-laki di dunia ini yang tidak memberikan janji. Mam pasti pernah mendengar suami Mam mengatakan untuk selalu jujur dan menceritakan apa masalah yang dihadapi. Namun, seperti pembahasan di atas, bahwa ada kebohongan yang dibutuhkan untuk menjaga keharmonisan rumah tangga. Jadi, Mam jangan marah ketika suami bilang untuk jujur namun di beberapa kesempatan masih melakukan kebohongan. Karena di dunia ini ada beberapa daftar white lies.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :