Jangan Salah, Berikut 6 Tips Sederhana Membedakan Kehamilan Anak Laki-laki atau Perempuan

Menunggu kehadiran Si Kecil adalah saat-saat paling bahagia. Terutama ketika usia kandungan memasuki tri semester ketiga. Pada usia ini sudah saatnya Mam untuk mengetahui jenis kelamin janin dalam kandungan. Tidak harus ribet, ternyata ada tips sederhananya lho Mam. Apa saja tipsnya? Berikut enam diantaranya yang perlu Mam ketahui.

Mengecek Lewat Detak Jantung

Langkah mudah pertama adalah dengan mengecek denyut detak jantung bayi. Apabila detak jantung bayi dibawah 140 denyut per menit ini artinya Mam hamil anak laki-laki. Sebaliknya, jika denyut jantung diatas angka 140 per menit besar kemungkinan anak dalam kandungan berjenis kelamin perempuan.

Jenis Konsumsi Makanan Saat Ngidam

Setiap ibu hamil pasti merasakan yang namanya ngidam atau menginginkan sesuatu. Ngidam bumil pasti berbeda antara satu dengan lainnya. Nah, jika Mam ngidam makanan bercita rasa asam atau asin maka kemungkinan bayi dalam kandungan berjenis kelamin laki-laki. Beda halnya kalau Mam cenderung ngidam makanan manis ketimbang makanan asin dan pedas, bisa jadi bayi berjenis kelamin perempuan.

Perhatikan Posisi Perut Selama Masa Kehamilan

Indikator jenis kelamin bayi saat masa kehamilan lainnya adalah posisi perut. Mam bisa cek nihi posisi dan bentuk perut selama masa kehamilan. Posisi atau bentuk perut yang menurun menandakan bayi berjenis kelamin laki-laki. Sementara bila bentuk perut cenderung meninggi bayi kemungkinan besar berjenis kelamin perempuan. Masih ada lagi lho indikator lainnya yang perlu Mam tau!

Posisi Tidur Juga Berpengaruh Lho Mam

Walaupun terkadang dianggap sepele, ternyata posisi tidur pun berpengaruh pada jenis kelamin bayi. Jika selama masa kehamilan Mam posisi tidur cenderung miring ke sisi kiri, itu tandanya anak yang akan dilahirkan berjenis kelamin laki-laki. Begitupula sebaliknya Mam, kalau miring ke kanan besar kemungkinan bayi berjenis kelamin perempuan.

Perubahan Pada Bagian Tubuh Tertentu

Selama masa kehamilan bagian tubuh tertentu mengalami perubahan. Diantaranya adalah payudara Mam. Ukuran payudara membesar karena untuk asupan ASI. Jika hamil bayi laki-laki payudara sebelah kanan cenderung membesar, begitu pula kalau yang membesar sebelah kiri itu tandanya bayi berjenis kelamin perempuan. Berat badan pun berpengaruh pada kehamilan Mam.

Bayi laki-laki berat badan Mam cenderung terpusat pada area sekitar perut. Beda halnya dengan bayi perempuan, yang mana berat badan Mam cenderung terdistribusi ke seluruh tubuh termasuk wajah.

Mengecek Lewat Foto USG

Terakhir cara sederhana membedakan kehamilan adalah dengan mengecek lewat metode ultrasonografi (USG). Untuk mengetahui hasil USG, Mam harus bersabar nih. Karena menunggu hingga usia kehamilan memasuki 18 hingga 22 minggu dahulu. Hasil dari USG menunjukkan gambar unik Mam. Gambar untuk bayi laki-laki menyerupai gambar penyu dan gambar seperti hamburger untuk bayi perempuan.

Bagaimana Mam, Sudah tau kan sekarang cara tips sederhana membedakan kehamilan anak laki-laki atau perempuan? Jangan lupa untuk menjaga kesehatan dan asupan nutrisi dalam menyambut kehadiran Si Kecil ya.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :