Masih Punya Masalah Keluarga? Begini Cara Mengatasinya!

Keluarga adalah tempat di mana seseorang mendapat banyak cinta, kasih sayang hingga perlindungan. Hampir semua orang akan bertahan dalam keadaan susah ataupun banyak masalah dengan dukungan dan dorongan dari keluarga.

Namun, seperti kata pepatah, tak ada gading yang tak retak. Keluarga yang mengajarkan cinta kasih ternyata juga menawarkan pedih. Hampir semua orang pernah memiliki masalah dengan keluarga, mulai dari masalah kecil hingga besar. Bagaimana dengan Mam? Apakah sampai saat ini Mam masih memiliki masalah keluarga yang rasanya sulit untuk diatasi? Jika masih, berikut tips mengatasi masalah keluarga yang wajib Mam ketahui.

Komunikasikan Dengan Anggota Keluarga

Komunikasi merupakan bagian yang sangat penting dalam kehidupan berkeluarga, khususnya saat menghadapi masalah. Melalui komunikasi, Mam akan memberikan kesempatan bagi anggota keluarga untuk memahami apa yang Mam rasakan dan pikirkan.

Hal ini akan berujung pada adanya pemahaman terhadap apa yang sebenarnya Mam rasakan. Pastikan Mam siap terhadap respon yang diberikan oleh anggota keluarga dan selalu terbuka terhadap pendapat yang bisa jadi berbeda. Perbedaan pendapat bukanlah hal yang buruk selama ada keinginan untuk memahami satu sama lain.

Ciptakan Budaya Keluarga Yang Saling Percaya

Banyak masalah yang terjadi dalam keluarga disebabkan oleh kurangnya rasa percaya. Orang tua yang merasa memiliki hak memutuskan apa yang terbaik bagi sang anak, kadang tak mendapatkan respon positif saat sang anak merasa apa yang diputuskan tersebut tak sesuai dengan apa yang ia yakini dan akhirnya memicu konflik.

Solusinya adalah membangun kepercayaan antar anggota keluarga. Anak yang membangun kepercayaan kepada orang tua yang tentu tak ingin menyakiti anaknya, dan orang tua yang mulai menumbuhkan rasa percaya terhadap apa yang diyakini sang anak, akan membuat sumber masalah yang mungkin muncul menjadi lebih kecil.

Jangan Bertindak Hanya Berdasarkan Perasaan Semata

Cobalah tidak bertindak hanya berdasarkan perasan yang Mam miliki semata. Hal ini akan membuat Mam terhindar dari memicu masalah dengan anggota keluarga hanya karena perasaan sesaat. Gunakanlah logika terhadap keadaan emosional dan pikirkan bagaimana Mam bisa melakukan sesuatu secara berbeda.

Yakinkan diri bahwa kali ini Mam akan melewatinya dengan senyuman dan menghadapi segala tantangan dengan baik. Lepaskan diri dari rasa benci, kurangi berbagai ekspektasi, dan lihat bagaimana hal itu akan memengaruhi kondisi Mam untuk tidak bersikap reaktif dan emosional.

Berdebatlah Dengan Cara Yang Benar

Saat berusaha mengungkapkan pendapat kepada anggota keluarga terhadap masalah yang tengah dihadapi, terkadang perdebatan memang tak terelakkan. Namun berdebat tak selamanya buruk. Mam hanya perlu mengatakan dengan jujur apa yang Mam rasakan dan terbuka terhadap hal-hal yang mungkin tidak Mam sadari atau ketahui.

Cobalah temukan waktu yang pas untuk berbicara dengan seluruh anggota keluarga terlibat. Pastikan pula apa yang Mam bahas dalam pertemuan tersebut tak melebar agar tak terjadi masalah yang lain. Bukalah kalimat awal dengan ‘Saya/Aku merasa’. Cara ini akan membuat Mam menyusun kata-kata tanpa maksud menyalahkan orang lain. Hal ini juga akan membantun Mam menyampaikan maksud dengan benar dan dapat diterima dengan baik oleh anggota keluarga.

Itulah beberapa solusi agar masalah Mam dengan keluarga dapat terselesaikan dengan baik. Bagaimana? Apakah Mam ingin mencoba tips ini untuk menyelesaikan masalah keluarga yang belum selesai?

 

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :