Ketika Mam sudah memilih menikah dengan pasangan yang sekarang menjadi suami, tentu Mam juga sudah menyetujui untuk “menikahi” keluarga besarnya. Hal tersebut merupakan adat istidat yang berlaku di Indonesia sehingga Mam tidak bisa mengabaikan begitu saja keluarga suami atau kini yang menjadi mertua. Memang, menjaga silaturahmi dengan mertua merupakan hal yang tidak mudah. Namun, Mam minimal bisa meluangkan waktu untuk dihabiskan bersama mertua.
Anggap Mertua sebagai Orangtua Sendiri
Menganggap keluarga suami sebagai keluarga sendiri akan memudahkan Mam untuk menyempatkan menghabiskan waktu dengan mereka. Pikirkan bahwa orangtua suami adalah orang tua Mam juga. Dengan begitu, Mam dengan senang hati akan mencarikan waktu untuk sekedar menghubungi atau mengunjungi mereka. Menjaga silaturahmi dengan mertua akan memperlancar hubungan pernikahan Mam dan suami. Mam dan suami pun juga jadi tahu kabar terbaru dari mertua.
Beri Hadiah
Karena menganggap mertua sebagai orangtua sendiri, tentu Mam akan mulai mempedulikan mereka. Mam akan mulai memperhatikan apa-apa saja sekiranya yang dibutuhkan oleh mertua, entah itu berupa barang atau bentuk perhatian. Memberikan hadiah di waktu yang acak, tidak selalu pada hari besar atau hari ulang tahunnya, akan menimbulkan kesan kalau Mam adalah sosok yang perhatian kepada mereka. Mertua pun jadi semakin sayang dan yakin kalau anaknya diurus dengan benar oleh Mam.
Milikilah Waktu Sehari untuk Mertua
Waktu luang tidak hanya sekedar menghubungi via telepon atau sekedar berkunjung sebentar. Ada baiknya jika Mam dan suami bisa meluangkan waktu sehari saja dengan mertua, di luar perayaan hari besar. Meluangkan waktu sehari bersama mertua bisa Mam lakukan dengan sekedar menemani di rumah atau mengajak mertua makan di restoran. Dengarkan cerita dari mertua dengan penuh perhatian. Bentuk perhatian seperti itu menunjukkan kalau Mam menghargai mertua.
Menjaga komunikasi adalah kewajiban bagi setiap manusia, termasuk ketika Mam sudah menikah, merupakan kewajiban Mam untuk menjaga silaturahmi dengan keluarga suami.







