Yuk, Ajak Si Kecil Makan Malam Bersama!

Membangun kedekatan antar anggota keluarga dapat dilakukan dengan banyak cara. Selain piknik atau liburan bersama, hal yang paling sederhana seperti makan malam bersama adalah salah satu cara terbaik untuk membangun kedekatan setiap anggota keluarga. Namun satu yang jadi masalah: aktifnya Si Kecil.

Saat ini mungkin Si Kecil sedang aktif-aktifnya bergerak. Bermain kesana kemari membuat makan malam jadi tidak tenang. Belum lagi jika rewel, pasti acara makan malam bersama jadi berantakan. Mam tentu tidak ingin hal seperti ini terjadi. Nah, berikut ini adalah beberapa tips dalam mengajak Si Kecil makan malam bersama. Apa saja?

Jadwalkan Makan Malam

Kebanyakan anak-anak tidur pada jam tujuh malam. Oleh karenanya, majukan acara makan malam keluarga agar Si Kecil tidak rewel karena mengantuk. Mungkin pada jam tersebut Mam atau Ayah yang bekerja masih dalam perjalanan pulang. Untuk menyiasatinya agar Si Kecil tidak kekenyangan saat akan tidur, ada baiknya orang tua yang ada di rumah menyuapinya dengan makan berat, kemudian nanti saat acara makan malam bersama, berikan makanan penutup atau makanan ringan saja.

Jangan Biarkan Dia Menganggur

Dua hal yang Si Kecil sukai adalah membantu dan meniru Mam. Untuk itu, manfaatkan hal ini dengan memberikan dia pekerjaan dapur sederhana. Di rentang usia satu dan dua tahun, Si Kecil dapat membantu Mam memasak. Berikan dia apron kecil atau ikat sebuah handuk di pinggangnya. Tempatkan dia di titik paling aman dapur dengan sendok kayu dan sebuah panci besar. Ketika dia sudah berusia dua tahun, perbolehkan dia untuk memilih selada untuk salad, mengaduk bumbu dalam mangkuk, melipat serbet, atau membawa sendok ke meja untuk membantu Mam mengatur meja.

Berikan Dia Pilihan

Dalam usia ini, mungkin Si Kecil sudah mengerti akan banyak hal. Ketika ditanya makan apa, pasti dia akan menjawab bermacam-macam pilihan makanan yang mungkin sulit untuk Mam turuti. Oleh karenanya, ada baiknya Mam memberikan tiga hingga empat pilihan makanan yang sehat, termasuk dua pilihan makanan kesukaannya. Untuk menjaga agar nafsu makannya selalu ada, batasi makanan pada sore hari.

Buat Makan Malam Lebih Menyenangkan

Bila makan malam keluarga lebih menyenangkan, Si Kecil akan turut serta di dalamnya daripada menonton TV. Nyanyikan lagu-lagu ceria menjelang makan malam, berikan sedotan warna-warni untuk susunya, atau makan malam spesial dengan tema piknik malam. Gelar karpet di ruang keluarga, taruh makanan di atas tikar, persiapkan makanan-makanan kesukaannya. Menyenangkan, bukan?

Alternatif lain, adakan makan malam di halaman belakang. Pasang lampu-lampu hias yang menarik bersama Si Kecil agar dia merasa terlibat dalam persiapan makan malam. Setelah itu, bawa keluar meja makan. Semua anggota keluarga akan turut saling membantu makan malam di halaman belakang. Hal ini akan membuat makan malam jadi semakin menyenangkan. Oh ya, satu hal lagi, pastikan bahwa langit tidak sedang mendung daripada Mam dan keluarga harus buru-buru memasukkan semuanya agar tidak terkena air hujan.

Bebaskan Dia

Tidak ada yang namanya makan malam romantis ketika ada Si Kecil di meja makan. Mungkin sepuluh menit adalah waktu paling lama bagi Si Kecil untuk duduk diam dan santai di depan meja makan. Pada dasarnya, hal tersebut adalah nalurinya sebagai anak-anak. Hal ini wajar. Daripada Mam terus-menerus memarahinya untuk duduk dan makan, biarkan dia bermain di sekitar meja makan. Abaikan Si Kecil dan tetaplah makan bersama anggota keluarga lain. Si Kecil nantinya akan merasa bahwa dia sendiri yang tidak makan di meja makan. Dia nantinya akan ikut duduk di meja makan dengan sendirinya tanpa perlu Mam perintah meskipun hanya satu atau dua kunyah.

 

Itulah beberapa tips yang tepat dalam mengajak Si Kecil makan malam bersama keluarga. Selama makan malam, usahakan untuk saling bercerita aktivitas satu sama lain dengan tujuan saling mendekatkan diri. Dengan demikian, apa yang Mam tidak ketahui dari salah satu anggota keluarga akan dengan mudah dimengerti.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :