4 Dampak Jika Bumil Tak Punya Me Time

Saat sudah menikah dan memiliki anak, kesibukan Mam sebagai ibu rumah tangga pastinya akan meningkat dan lebih sibuk dari biasanya. Terlebih bila Mam memutuskan untuk menjadi ibu rumah tangga dan mengurus seluruh keperluan rumah tanpa bantuan asisten rumah tangga. Pastinya Mam akan sibuk terlebih bila Mam sudah memiliki anak dan sedang hamil lagi. Sudah tentu waktu Mam akan habis untuk mengurus keperluan rumah tangga dan juga Si Kecil yang sebentar lagi menjadi kakak. Sedangkan Mam juga harus fokus memerhatikan kondisi kesehatan kehamilan.

Namun jangan sampai Mam tidak memiliki waktu metime untuk diri sendiri karena hal ini bisa membantu Mam mengurangi rasa lelah dan stres yang timbul karena melakukan banyak pekerjaan. Ada dampak buruk yang muncul jika Mam tidak memiliki waktu untuk diri sendiri.

  1. Depresi

Depresi menjadi masalah utama yang timbul dari banyaknya aktivitas yang dilakukan tanpa adanya waktu sendiri untuk Mam. Mam tidak perlu merasa bersalah jika menikmati waktu sendiri tanpa melibatkan anak. Karena beban pekerjaan seorang ibu itu berat dan melelahkan. Terlebih bila Mam sedang hamil. Rasa lelah yang diakibatkan dari banyaknya aktivitas yang dilakukan jika tidak diselingi waktu istirahat dan menikmati waktu untuk diri sendiri lama-kelamaan akan menimbulkan rasa tertekan yang berujung pada depresi.

 

Selain karena rasa lelah, depresi juga bisa disebabkan karena rasa tertekan akibat Mam tidak bisa melakukan kegiatan favorit Mam. Rasa depresi yang timbul mungkin awalnya hanya akan dirasakan Mam, namun lama-kelamaan depresi bisa berdampak buruk pada si kakak dan janin dalam kandungan.

 

  1. Anak menjadi korban pelampiasan stres

Melansir dari independent.co.uk ibu yang tidak memiliki waktu metime bisa menimbulkan stres dan bisa membahayakan anak-anak yang diurusnya. Hal ini juga bisa berpengaruh pada perkembangan anak jika diasuh ibu yang mengalami stres karena beban pekerjaan yang banyak. Rasa stres dan tertekan yang dialami Mam bisa saja diakibatkan karena tidak adanya waktu untuk melakukan kegiatan favorit.

 

Rasa kesal ini bisa saja dilampiaskan kepada si kakak sebagai bentuk ungkapan depresi yang Mam rasakan. Mam mungkin secara tidak sadar memarahi si kakak karena melakukan hal-hal yang memicu emosi. Jika rasa depresi sudah memuncak bisa saja Mam melakukan kekerasan pada anak.

 

  1. Kesehatan kulit dan tubuh kurang diperhatikan

Saat hamil, ibu akan mengalami perubahan yang signifikan baik psikis maupun fisik. Masalah kulit merupakan salah satu yang timbul saat masa kehamilan. Biasanya kulit ibu hamil menjadi lebih kering warnanya tidak merata, timbul stretch mark, dan bekas goresan. Dengan banyaknya kegiatan rumah tangga yang harus dilakukan dan juga mengurus si kakak, Mam tidak akan sempat memerhatikan masalah kulit ini.

 

Padahal, jika Mam memiliki waktu metime bisa bersantai sejenak dan mengoleskan essential oil ke kulit yang bermasalah. Jika suami sedang libur, Mam bisa meminta tolong bergantian menjaga si kakak sedangkan Mam memanfaatkan waktu colongan ini untuk perawatan ke salon maupun tempat spa. Karena tanpa disadari permasalahan kulit ini juga akan memengaruhi penampilan Mam.

 

  1. Mempengaruhi kondisi janin dalam kandungan

Ketika ibu hamil dengan aktivitas yang tinggi dan banyak hal yang harus dipikirkan maka kondisi psikisnya akan mengalami stres. Jika ibu hamil tidak memiliki waktu untuk dirinya sendiri untuk bisa bersantai dan melakukan aktivitas yang disukainya, dampaknya tidak hanya ibu saja yang stres namun juga pada kesehatan janin. Ada banyak gangguan kesehatan yang mungkin dialami oleh janin dalam kandungan saat ibu merasa stres dan kelelahan.

 

Contohnya adalah tumbuh kembang bayi yang terhambat karena stres kronis pada ibu hamil yang tidak dibarengi dengan manajemen stres yang baik menyebabkan menurunnya aliran darah ke rahim secara signifikan. Selain itu janin juga bisa lahir secara prematur karena stres bisa menyebabkan plasenta ibu hamil meningkatkan produksi hormon yang mengatur durasi kehamilan. Jika hormon ini meningkat dapat mempercepat durasi kehamilan yang berujung pada kelahiran prematur.

 

Mulai sekarang sebaiknya Mam mulai memikirkan untuk meluangkan waktu metime agar semua bisa berjalan dengan lancar. Mam tidak akan mengalami depresi, si kakak tidak menjadi korban pelampiasan, dan juga kesehatan janin dalam kandungan bisa terjaga.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :