4 Tips Mempersiapkan Persalinan Bayi Kembar

Photo Credit: pexels

Bayi kembar merupakan suatu hal yang istimewa karena tidak setiap orang bisa mengalaminya. Lantas, apa saja hal yang harus dipersiapkan sebelum persalinan bayi kembar? Berikut tips dari IbudanMama.

Kenali Risiko Bayi Kembar

Mam perlu mengetahui dengan baik bahwa kehamilan bayi kembar punya risiko yang lebih besar dibanding kehamilan dengan satu bayi. Di saat mengandung bayi kembar, kadar hormon human chorionic gonadotropin atau hCG. Hormon ini mempengaruhi fertilitas wanita dan pada masa kehamilan jika produksinya berlebih akan menyebabkan rasa mual (morning sickness).

Selain itu, karena jumlah peningkatan massa yang lebih besar dibandingkan saat mengandung satu bayi, kehamilan kembar juga menyebabkan penyumbatan pembuluh darah, Kehamilan kembar akan berisiko untuk menekan pembuluh daerah di daerah panggul. Akibatnya ibu hamil kembar akan lebih rentan terserang penyakit wasir dan varises.

Pahami Proses Persalinan

Mam mungkin mengangap bahwa proses persalinan kembar akan sangat berbeda dengan persalinan satu bayi. Padahal yang sebenarnya terjadi, segala macam proses persalinan pada dasarnya sama. Hanya saja, pada kasus bayi kembar persentase bayi akan lahir secara normal akan lebih rendah, terutama jika bayi kembar identic.

Untuk itu, Mam perlu memahami proses persalinan dengan baik, entah itu persalinan bayi kembar atau tidak. Tujuannya bukan untuk menakut-nakuti, tetapi justru untuk mempersiapkan mental. Jika memahami proses persalinan dengan baik maka akan timbul rasa familiar sehingga Mam akan lebih siap. 

Persiapkan Biaya Persalinan

Poin yang satu ini jelas tidak boleh dilewatkan saat proses persalinan, entah itu normal atau tidak. Sebagaimana yang telah Mam ketahui, sekarang ini proses persalinan membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Terlebih jika Mam akan melahirkan bayi kembar. Bahkan, beberapa kondisi akan menyebabkan perawatan paska-persalinan bayi kembar akan lebih mahal.

Bayi kembar punya kecenderungan untuk lahir lebih awal dari kehamilan pada umumnya (38 minggu). Hal ini mengakibatkan bayi harus menjalani perawatan khusus terlebih dahulu. Dengan demikian, bayi juga akan lebih lama berada di rumah sakit sehingga biaya perawatannya juga akan lebih mahal. Persiapkan hal ini matang-matang ya Mam.

Beberapa Kemungkinan Bisa Terjadi

Tidak hanya untuk bayi kembar saja, setiap proses persalinan akan memiliki beberapa kemungkinan yang bisa terjadi. Entah itu sebuah keajaiban atau justru menjadi sebuah skenario terburuk. Bayi kembar mungkin akan langsung didiagnosa lahir secara caesar, namun ada kalanya hal tersebut tidak terjadi. Begitulah proses persalinan, semuanya bisa terjadi.

Namun tidak jarang pula hal-hal yang tidak diinginkan justru terjadi. Oleh Karen itu, Mam harus mempersiapkan mental dengan baik. Seringlah bertanya pada ibu lain yang sudah berpengalaman. Ajak Ayah untuk sering bertukar pikiran terkait kehamilan Anda. Hal ini akan membuat Mam merasa lebih rileks dan tidak stres menjelang persalinan.

Nah, sekarang Mam siap untuk menyambut si kembar. Tetap tenang dan hindari stres ya Mam!                                          

                                               

                                               

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :