5 Hal yang Tidak Boleh Dilakukan Saat Hamil

Kehamilan adalah kado terindah untuk perempuan. Menjaga janin dalam rahim hingga lahir dalam keadaan sempurna merupakan suatu keharusan. Namun banyak ibu hamil yang kurang mengerti apa saja yang tidak boleh mereka lakukan selama dalam masa kehamilan. Apa saja? Berikut ini 5 hal yang tidak boleh dilakukan saat hamil!

Stress

Bayi di dalam kandungan sangat peka dengan perasaan sang ibu. Jika ibu hamil mengalami stress dan tertekan maka janin bisa merasakannya juga. Stress dapat mempengaruhi perkembangan janin dan menyebabkan bayi lahir prematur. Stress akan menurunkan aliran darah ke rahim dan mempengaruhi tumbuh kembang janin secara signifikan. Selama hamil, lakukan aktivitas yang menyenangkan dan kelola stress dengan baik.

Mengonsumsi obat tanpa petunjuk dokter

Banyak ibu hamil yang mengonsumsi obat-obatan sembarangan tanpa petunjuk dokter. Padahal beberapa jenis obat dengan kandungan tertentu dapat menimbulkan efek berbahaya dan bisa mengganggu kesehatan janin yang dikandungnya. Misalnya obat-obatan yang mengandung steroid, antibiotik, obat inhalasi, obat maag dan lainnya. Termasuk ronsen, pengobatan dengan kemoterapi, obat nyamuk juga skin care. Obat yang dikonsumsi ibu hamil bisa masuk kedalam plasenta dan sirkulasi janin. Bila ibu hamil ingin minum obat sebaiknya berkonsultasi dulu dengan dokter.

Memakai sepatu hak tinggi

Menggunakan sepatu hak tinggi (high heels) sangat berisiko karena dapat menyebabkan nyeri pada syaraf, varises, kaki bengkak dan sakit punggung. Tubuh ibu hamil menjadi tumpuan berat badan terutama bagian punggung dan otot pinggang sehingga membuat otot yang bekerja untuk pinggang semakin tegang. Menggunakan sepatu hak tinggi juga membuat tidak nyaman pada bagian pinggang dan betis.  Mam juga berpotensi mudah jatuh karena keseimbangan yang buruk. Risiko yang berbahaya adalah kontraksi akibat ketegangan otot dan risiko keguguran akibat jatuh.

Makanan tidak sehat

Selama hamil, sebaiknya jangan mengonsumsi makanan yang mengandung zat-zat kimia seperti MSG dan formalin. Hindari pula makanan mentah dan makanan yang mengandung merkuri.  Berbagai jenis hidangan mentah seperti sashimi, sushi dan daging sapi mentah rentan mengandung virus, bakteri dan parasit seperti cacing yang berbahaya bagi kesehatan janin. Makanan yang mengandung pengawet dapat menyebabkan kelainan pada perkembangan janin dan keguguran.

Memakai obat anti nyamuk

Obat anti nyamuk biasanya mengandung bahan-bahan kimia yang berbahaya dan dapat menimbulkan efek samping yang memicu kerusakan saraf janin. Obat anti nyamuk semprot dapat menyebabkan kerusakan ginjal pada janin dalam kandungan. Sementara obat anti nyamuk oles ataupun lotion memiliki kandungan bahan korosif yang dapat diserap kulit dan menjadi racun untuk tubuh. Sebaiknya gunakan kelambu atau kasa nyamuk untuk menghindari gigitan nyamuk secara alami.

 

Para calon ibu harus menjaga fisik dan mentalnya agar janin dalam kandungan bisa berkembang dengan baik. Sebaiknya hindari kesalahan dan kebiasaan di atas ya Mam agar janin dalam kandungan tetap sehat.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :