5 Jenis Olahraga yang Cocok untuk Ibu Hamil

Photo credit: Pexels

Olahraga selama masa kehamilan baik untuk menjaga kesehatan ibu dan janin. Bahkan, olahraga yang rutin dilakukan sejak awal hingga akhir kehamilan bisa membantu memudahkan proses persalinan. Ini dia lima jenis olahraga yang cocok dilakukan oleh Mam yang sedang hamil!

Berenang

Olahraga yang satu ini termasuk yang paling aman serta banyak disarankan untuk dilakukan oleh ibu hamil. Gerakan yang Mam lakukan saat berada di air bisa mengurangi rasa nyeri dan mudah lelah yang sering terjadi di area punggung dan kaki. Berenang juga bisa mengurangi pembengkakan pada kaki dan tangan yang sering dialami oleh ibu hamil. Bagi Mam yang ingin berat badannya tetap terjaga selama kehamilan, berenang bisa menjadi solusi.

Berenang cukup aman bagi Mam yang sedang mengandung karena melakukan gerakan di dalam air tidak terlalu membebani tubuh karena secara alami tubuh akan mengapung di air. Berbeda dengan olahraga lain yang mengharuskan Mam menahan berat tubuh yang semakin bertambah. Risiko cedera ketika berenang juga cukup rendah.

Senam aerobik

Senam aerobik bisa Mam mulai pada awal trimester pertama hingga trimester akhir. Jika dilakukan secara rutin, Mam bisa perlahan-lahan meningkatkan intensitasnya seiring bertambahnya usia kehamilan. Manfaat senam aerobic bagi Mam yang sedang mengandung antara lain adalah menguatkan otot perut, melancarkan persalinan, dan mempertahankan berat badan,

Senam pilates

Di samping senam aerobik, Mam juga bisa melakukan senam pilates untuk menjaga kebugaran tubuh selama hamil. Senam pilates juga bisa membantu Mam nyenyak saat tidur dengan cara melancarkan peredaran darah dan membuka saluran pernapasan agar lebih lega, Mam juga bisa meminta kepada instruktru senam untuk memberikan gerakan yang bisa mengurangi nyeri pinggang karena perut yang semakin besar.

Jalan kaki

Menjelang hari kelahiran Si Kecil, biasanya beberapa ibu hamil akan disarankan untuk memperbanyak aktivitas jalan kaki. Terlebih untuk Mam yang ingin melakukan persalinan normal dengan lancar dan cepat. Aktivitas jalan kaki akan menguatkan otot pinggul, paha, dan betis, sehingga lebih siap menghadapi proses persalinan.

Olahraga ini sebenarnya bisa Mam mulai semenjak awal kehamilan dan dijadikan rutinitas selama hamil. Lima belas hingga dua puluh menit selama tiga sampai empat kali seminggu. Mam bisa melakukannya di pagi atau sore hari.

Yoga

Olahraga yang aman dan cocok dilakukan oleh ibu hamil semenjak awal hingga akhir kehamilan adalah yoga. Gerakan yang dilakukan saat yoga termasuk di dalamnya ada relaksasi yang bisa dijadikan langkah persiapan ibu hamil untuk menghadapi persalinan secara normal. Menjelang akhir kehamilan, pasti banyak Mam yang merasa stres atau malah takut menghadapi proses persalinan. Pemikiran negatif tersebut bisa diminimalisasi dengan gerakan-gerakan yoga yang menenangkan.

Pastikan Mam melakukan yoga kehamilan di tempat yang sudah memiliki reputasi yang baik sekaligus diawasa oleh instruktur berpengalaman. Mam bisa mengikuti kelas yoga bersama dengan ibu hamil lain atau memanggil instruktur privat.

 

Meskipun olahraga yang sudah disebutkan tadi tergolong cocok untuk ibu hamil karena tidak membahayakan janin dalam kandungan, akan lebih baik lagi jika Mam melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada dokter kandungan. Hal ini dikarenakan ada beberapa kondisi kehamilan yang tidak diizinkan sama sekali untuk melakukan aktivitas berat termasuk olahraga. Jadi, lebih amannya Mam kantongi dulu ya, izin dari dokter sebelum mengikuti kelas olahraga ibu hamil.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :