Amankah Ibu Hamil Minum Kopi?

Kopi menjadi bagian hidup yang tidak dapat terpisahkan bagi kebanyakan orang. Jika belum menyeduh kopi, rasanya ada sesuatu yang kurang. Kopi dianggap mampu memberikan energi dan mengembalikan semangat bekerja. Namun, saat hamil, Mam biasanya bertanya-tanya apakah aman untuk meminum kopi dan apakah kafein kopi dapat mengganggu perkembangan janin. Untuk itu simak tips aman meminum kopi saat hamil di bawah ini.

Jumlah Kopi yang Dianjurkan

Dilansir dari theasianparent.com Dr. Benny Johan Marpaung Sp.OG spesialis kebidanan dan kandungan yang berpraktek di RS Bersalin Asih Kebayoran Baru, Jakarta Selatan mengatakan bahwa kandungan kafein dalam kopi bisa membahayakan janin jika dikonsumsi secara berlebih. Untuk itu Dr. Benny menyarankan jumlah kopi yang aman untuk dikonsumsi ibu hamil dalam sehari adalah dua cangkir saja. Lebih lanjut dikatakan, bahwa ukuran cangkir kopi juga harus diperhatikan. Mengingat kafein bisa mengganggu perkembangan janin jika dikonsumsi berlebih, maka cangkir dengan ukuran cenderung kecil bisa menjadi pilihan Mam.

Untuk jenis kopi yang aman dikonsumsi, Dr. Benny mengatakan bahwa jenis kopi apapun boleh dikonsumsi oleh ibu hamil, asalkan selalu mengikuti jumlah yang dianjurkan. Tidak masalah Mam mau menyeduh kopi jenis apa, namun yang harus diingat adalah dalam sehari Mam hanya boleh mengonsumsi maksimal dua cangkir kecil kopi.

Lebih lanjut dikatakan, jika ibu hamil meminum kopi melebihi batas yang dianjurkan, maka hal tersebut akan berpengaruh buruk terhadap pencernaan dan bisa menyebabkan pola makan ibu hamil terganggu.

Efek Samping Kopi yang Berlebihan

Bukan bermaksud untuk menakut-nakuti, namun efek samping kopi yang bisa berpengaruh buruk terhadap janin perlu Mam perhatikan. Jika Mam tidak bisa mengontrol asupan kopi yang masuk ke tubuh saat Mam hamil seperti yang sudah dianjurkan, beberapa efek buruk siap menghantui Mam. Asupan kopi yang berlebih saat hamil tidak hanya berdampak buruk terhadap janin namun juga kesehatan Mam. Beberapa efek samping yang bisa Mam rasakan saat terlalu banyak kopi masuk ke tubuh saat hamil ialah: peningkatan asam lambung, anemia, insomnia, gangguan pencernaan, tekanan darah tinggi, dan migrain.

Kafein yang masuk ke dalam tubuh ibu hamil, bisa juga masuk ke plasenta bayi dan akan mempengaruhi perkembangan sel-sel dari bayi. Senyawa fenol dalam kopi akan mempersulit tubuh Mam menyerap zat besi sehingga menimbulkan gejala anemia yang memungkinkan bayi memiliki risiko kondisi anemia yang sama. Yang lebih menakutkan lagi, jika kandungan kafein melebihi batas yang dianjurkan, maka ada kemungkinan risiko bayi terlahir dengan berat badan yang kecil atau bahkan keguguran sebelum dilahirkan.

Takaran Kopi untuk Ibu Hamil

Takaran kopi yang aman dikonsumsi ibu hamil dalam sehari hanyalah 200 ml saja. Mengingat efek buruk yang dapat ditimbulkan kafein bagi ibu dan janin, ibu hamil diminta untuk mengikuti anjuran ini. Meskipun 200 ml adalah batas aman konsumsi kopi bagi ibu hamil. Namun, Mam yang sedang hamil jangan lupa mengonsumsi minuman lain yang menyehatkan seperti air putih, infused water, dan jus buah tanpa gula.

Minuman seperti air putih adalah yang paling dianjurkan karena tidak memiliki kandungan yang dapat membahayakan janin. Air putih akan menetralisir kafein yang masuk ke tubuh. Jadi, jika Mam ingin mengonsumsi kopi saat sedang hamil, Mam bisa mengikuti takaran aman konsumsi kopi yang dianjurkan dan memperbanyak minum air putih setelah menyeduh kopi.  

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :