6 Bahaya Merokok Pada Ibu Hamil

Merokok merupakan salah satu kebiasaan negatif yang berdampak buruk pada kesehatan. Ada banyak jenis penyakit yang disebabkan oleh kebiasaan merokok, seperti gangguan paru-paru, serangan jantung, stroke, impotensi, dan lainnya. Karena itu, merokok wajib dihindari oleh siapa pun, tak terkecuali Ibu hamil.

Seiring dengan majunya zaman, kini merokok tidak hanya menjadi kebiasaan kaum laki-laki, namun kaum perempuan pun sudah terbiasa merokok. Tapi, bagaimana jika perempuan yang merokok itu hamil? Apakah merokok dapat membahayakan Ibu hamil dan janinnya? Jawabanya “Ya”. Merokok sangat berbahaya bagi Ibu hamil dan janin karena dalam sebatang rokok mengandung lebih dari 4000 zat berbahan kimia yang sangat berbahaya, seperti sianida, timbal, nikotin, dan 60 jenis zat penyebab kanker. Zat-zat berbahaya tersebut jika masuk ke dalam tubuh Ibu dan tersalurkan ke tubuh janin maka akan menimbulkan beberapa jenis gangguan kesehatan pada Ibu hamil dan janin seperti berikut ini.

  1. Bayi lahir prematur dengan berat rendah
    Ibu hamil dengan kebiasaan merokok akan meningkatkan peluang akan melahirkan bayi prematur dengan berat kurang. Kondisi pada janin ini akan meningkatkan risiko cacat mental, gangguan kesehatan, bahkan kematian pada bayi.
  1. Komplikasi kehamilan pada Ibu hamil
    Merokok pada Ibu hamil dapat menyebabkan pertumbuhan janin terhambat hingga memicu terjadinya abrupsio plasenta dan plasenta previa yang mengakibatkan perdarahan, kehamilan ektopik, dan ketuban pecah dini. Kondisi ini akan meningkatkan risiko kematian pada Ibu hamil dan keguguran pada janin.
  1. Bayi lahir dengan kelainan atau cacat
    Cacat bawaan pada jantung, paru-paru, hati, tulang, dan otot dapat terjadi pada bayi yang baru lahir dengan Ibu yang perokok. Selain itu, bayi juga akan berisiko mengalami keterbelakangan mental atau gangguan perkembangan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD).
  1. Kematian mendadak pada bayi
    Bayi dengan Ibu perokok, kemungkinan akan mengalami kematian mendadak (Sudden Infant Death Syndrome atau SIDS). Selain itu, risiko keguguran juga akan meningkat pada Ibu hamil seorang perokok.
  1. Anak tumbuh dengan gangguan kesehatan dan perilaku
    Ibu dengan kebiasaan merokok selama masa kehamilan menyebabkan janin mengalami hambatan pertumbuhan dan kelak dilahirkan menjadi anak dengan mengidap penyakit kanker seperti kanker darah, infeksi saluran pernafasan, rusaknya susunan saraf pusat, dan lainnya. Selain itu, kelak tumbuh menjadi anak dengan gangguan tingkah laku, kemampuan belajar, dan emosional.
  1. Menghambat produksi ASI
    ASI menjadi sumber nutrisi bagi bayi. Namun, bagi Ibu hamil yang merokok biasanya akan mengalami terhambatnya produksi ASI.

Yakinlah bahwa merokok selalu membawa penyakit dan banyak kerugian lainnya. Tidak ada keuntungan ataupun manfaat dari kebiasaan merokok. Jadi, sayangilah diri Anda dan janin dengan segera menghentikan kebiasaan merokok Anda ya, Mam. Selain itu, selalu jaga lingkungan sekitar Anda dari asap rokok karena Ibu hamil yang tidak merokok namun berada dalam lingkungan perokok pun dapat menyebabkan bayi yang dilahirkannya prematur dengan berat rendah. Karena itu, segera stop jadi perokok aktif dan pasif ya, Mam. Semoga bermanfaat.

Related Posts

Comments :