Amankah Menggendong Anak Saat Hamil?

Terkadang ibu hamil tidak bisa menolak untuk tidak menggendong buah hatinya. Namun ada beberapa tips yang harus diingat oleh ibu hamil agar tidak membahayakan kandungannya.

Pernahkah menyaksikan ibu hamil menggendong buah hatinya yang sedang rewel dan meronta-ronta? Hal ini lumrah terjadi, karena anak yang masih kecil belum bisa memahami bahwa ibunya sedang mengandung calon adiknya. Namun, orang sekitar yang melihat pasti merasa khawatir hal ini dapat membahayakan janin.

Kontras dengan di Cina, banyak ibu hamil yang bekerja selama enam belas jam sehari di sawah. Mereka membungkuk, membawa, dan mengangkat beban yang berat dalam menjalani pekerjaan mereka sehari-hari. Tapi, jarang sekali terjadi insiden yang menyebabkan mereka mengalami keguguran. Mengapa ini bisa terjadi?

Sebenarnya tubuh manusia telah dirancang oleh Tuhan untuk bisa mendukung janin secara aman selama masa kehamilan. Namun, apabila rutinitas atau aktivitas yang dilakukan sudah berbau ekstrim, maka bisa saja menyebabkan cedera pada janin. Oleh sebab itu, ibu hamil perlu mengingat beberapa tips berikut:

  • Ibu hamil diperbolehkan untuk menggendong buah hatinya, asalkan jangan sampai kelelahan sewaktu menggendong.
  • Tidak ada batasan maksimal beban yang boleh digendong ibu hamil, tetapi jika perut sudah mulai membesar, sebaiknya beban yang diangkat tidak lebih dari lima kilogram. Atau konsultasikanlah kepada dokter terlebih dahulu, apakah hal ini aman atau tidak bagi kondisi janin.
  • Selama menggendong, pastikan si buah hati tidak dalam keadaan meronta-ronta, karena dikhawatirkan bisa melukai perut ibu hamil.
  • Sebaiknya batasi waktu menggendong, sekitar 5 sampai 10 menit agar ibu hamil tidak merasa kelelahan karena terlalu lama menahan beban.
  • Jika memungkinkan, tak ada salahnya mencoba metode menggendong belakang karena akan lebih aman bila dibandingkan menggendong di bagian depan. Namun, jika belum terbiasa dan sulit untuk melakukannya, maka sebaiknya dihindari, karena bisa berdampak pada jatuhnya si buah hati dari gendongan.

Terlahir dari rahim seorang ibu yang sangat luar biasa dalam membesarkan dan menjaga buah hatinya telah menginspirasi saya untuk menularkan semangat hebat sosok wanita tersebut dalam bentuk tulisan yang diharapkan dapat membantu para ibu dan mama dalam merawat dan memelihara buah hati tercinta.

Related Posts

Comments :