Apa Persiapan yang Harus Dilakukan Sebelum Mengikuti Program Bayi Tabung?

Memiliki momongan adalah impian mayoritas pasangan suami dan istri. Sayangnya, tidak semua pasangan bisa dengan mudah mendapatkan momongan. Salah satu cara yang biasanya ditempuh adalah dengan melakukan program bayi tabung atau teknologi in vitro fertilization (IVF). Mengingat prosesnya yang tidak sebentar, dibutuhkan persiapan khusus yang harus Mam jalani. Apa saja persiapan-persiapannya?

Perbanyak Aktivitas Fisik

Dalam menjalani proses bayi tabung, wajar apabila Mam merasa khawatir. Oleh sebab itu, Mam dianjurkan untuk memperbanyak aktivitas fisik. Rutin melakukan aktivitas fisik dapat membantu Mam mengurangi stres sekaligus melancarkan sirkulasi darah. Tidak perlu melakukan aktivitas fisik yang terlalu keras, kok. Mam bisa berjalan kaki atau melakukan yoga selama beberapa kali dalam seminggu.

Konsumsi Makanan Nutrisi Tinggi

Di samping rutin melakukan aktivitas fisik, imbangi pula dengan konsumsi makanan bernutrisi tinggi ya, Mam. Pilih makanan dengan indeks glisemik rendan dan hindari jenis makanan olahan, makanan berbahan dasar kedelai, dan minyak terhidrogenasi. Pastikan makanan yang Mam konsumsi mengandung lemak sehat dengan minyak murni, misalnya seperti kacang-kacangan dan alpukat.

Lakukan Pemeriksaan Tiroid

Agar tubuh bisa maksimal dalam menjalani proses bayi tabung, maka hasil Tyroid Stimulating Hormone (TSH) harus berada di bawah 2.0. Mam juga sebaiknya melakukan pemeriksaan darah secara komplit, mulai dari antibodi antinuklir, prolaktin, ferritin, testosterone, INR, FSH, LF, DHEA-S, hingga hormon Antimullerian.

Tidur yang Cukup

Dalam menjalani program bayi tabung, folikel dalam tubuh harus dapat menerima nutrisi yang cukup sebagai pelindung dari kerusakan. Nah, salah satu syarat utama perkembangan folikel yang sehat adalah jumlah melatonin yang cukup. Mam bisa meningkatkan produksi melatonin secara alami dalam tidur cukup secara teratur, yakni delapan jam tiap harinya. Hindari konsumsi suplemen melatonin karena bisa menimbulkan efek hormonal.

Hindari Bahan Kimia Berbahaya

Selama program bayi tabung, sebaiknya hindari bahan-bahan kimia yang berbahaya ya, Mam. Gunakan kosmetik, skincare, dan produk-produk mandi yang aman bagi tubuh. Pastikan produk-produk tersebut tidak menggunakan bahan berbahaya seperti paraben. Hindari pula polusi, asap yang berasal dari pembakaran sampah, cat tembok, dan sebagainya ya, Mam.

Jangan Lupakan Budgeting

Program bayi tabung tak hanya membutuhkan proses yang lama, tetapi juga biaya yang tak murah. Serangkaian programnya bisa memakan biaya puluhan juta. Belum lagi jika misalnya Mam harus menjalani operasi sebelum treatment dimulai. Oleh sebab itu, diskusikan hal ini dengan Ayah ya, Mam. Hitung kembali budget yang diperlukan, mulai dari obat-obatan, biaya transport dari rumah ke RS, hingga biaya-biaya tak terduga.

Apabila Mam sudah merasa yakin untuk mengikuti program bayi tabung, lakukan riset sebanyak-banyaknya untuk menentukan akan treatment di mana dan dengan dokter siapa. Pilih dokter yang tak hanya memiliki reputasi baik, tapi juga bisa membuat Mam dan Ayah nyaman selama proses bayi tabung. Semoga Mam dan Ayah bisa segera mendapatkan momongan, ya!

 

Baca Juga: 

 

Cara Mama Memanjakan Diri

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :