Apakah Berenang Ketika Hamil Itu Berbahaya?

Mam, mengandung buah cinta Anda bersama pasangan memang terasa begitu membahagiakan. Tak heran kalau begitu banyak pasangan yang berubah menjadi ekstra protektif kepada pasangan terutama sang calon ibu untuk menjaga benar-benar kehamilan demi diri dan juga janin. Memang ada beberapa hal yang sangat disukai sah-sah saja untuk dilakukan berubah menjadi tidak boleh dilakukan demi kesehatan ibu dan juga janin. Salah satunya adalah kegiatan berenang, benarkah renang itu membahayakan?

Terlebih lagi banyak pendapat yang memperdebatkan urusan berenang bagi ibu hamil yang semakin membuat bingung. Tenang,Mam, berikut penjelasan apakah berenang ketika hamil itu berbahaya?

Manfaat Berenang Saat Hamil

Mam, berenang merupakan salah satu olahraga yang direkomendasikan utama untuk para wanita hamil menurut American Pregnancy Association yang dikutip dari halaman livestrong.com. Dalam halaman tersebut, berenang dikatakan sangat baik untuk kesehatan terutama untuk melatih kesehatan kardiovaskular tubuh Anda. Berenang juga sangat baik untuk memberikan tekanan pada persendian tubuh ketika dilakukan selama tiga trisemester kehamilan Anda.

Bahkan berenang juga menjadi salah satu kegiatan olahraga aerobik yang bisa memberikan begitu banyak manfaat bagi ibu dan juga bayi. Rangkaian manfaatnya seperti meningkatkan sirkulasi darah ke janin, meningkatkan penggunaan oksigen dalam tubuh, memperkuat otot besar di lengan dan kaki, dan juga mengurangi rasa kurang nyaman fisik yang terjadi selama masa kehamilan Anda.

Gaya Berenang yang Diperbolehkan Saat Hamil

Mengutip halaman babycenter.com, ada beberapa gaya berenang yang boleh dipilih bahkan direkomendasikan untuk para ibu hamil, salah satunya adalah gaya dada. Berbeda dengan gaya renang lainnya, gaya dada tidak mengharuskan badan Anda berputar yang membuat diri Anda tidak nyaman dan bahkan berbahaya bagi bagian tubuh belakang Anda. Selain itu, jika dalam kehamilan sering membuat bahu dan tulang belakang Anda menempati posisi yang salah, gaya ini justru mendorong dengan lembut tubuh Anda agar tetap sejajar dengan benar.

Selain gaya dada, gaya punggung juga bisa direkomendasikan sebagai gaya yang baik untuk para ibu hamil. Hanya saja ada beberapa hal yang harus Anda perhatikan dalam menggunakan gaya satu ini. Setelah trisemester pertama, Anda disarankan untuk tidak berbaring terlentang seperti gaya punggung karena khawatir hal tersebut bisa membuat tekanan gravitasi dapat menekan pembuluh darah utama di dada dan menghalangi aliran darah di tubuh Anda.

Frekuensi Berenang

Mam, namanya juga ibu hamil, Anda tidak bisa seenaknya melakukan ini itu ketika Anda sedang hamil, begitu pun ketika Anda sedang hamil. Mengutip halaman Livestrong.com, American Congress of Obstetricanss and Gynecologist merekomendasikan para ibu hamil untuk berenang setidaknya 30 menit dalam satu hari dalam seminggu. Berenang sebanyak tiga atau empat kali dalam seminggu selama 30 menit akan sangat menguntungkan bagi para ibu hamil. Jika Anda memang tidak terbiasa berenang, cobalah untuk memulainya secara perlahan jangan lakukan setengah jam sekaligus.

Nah, Mam, itulah penjelasan singkat mengenai apakah berenang berbahaya bagi ibu hamil atau tidak. Berenang memang bisa menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan, tapi ketika dikelilingi oleh air jangan lupa untuk menjaga tubuh Anda untuk tetap terhidrasi dengan baik. Dehidrasi bisa menyebabkan kram dan juga kontraksi, sehingga memastikan untuk minum secangkir air sebelum, selama, dan setelah berenang sangatlah penting. Anda juga harus pintar-pintar mendengarkan sinyal dalam tubuh Anda dengan baik. Berhentilah atau beristirahatlah ketika Anda merasa tubuh Anda sedang kurang fit atau kelelahan.

 

Baca juga :

Olahraga Seru dan Kreatif di Giggle Strolling Mama

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :