Ciri-Ciri Menarik Anak Mam akan Perempuan atau Laki-Laki?

Mam, usia kehamilan sudah memasuki trimester ketiga? Berarti, sudah saatnya Mam mengetahui jenis kelamin Si Kecil demi persiapan segala perlengkapannya dengan maksimal. Banyak orangtua kemudian pergi ke dokter kandungan dan melakukan USG untuk mendapatkan jawaban atas pertanyaan tersebut. Namun untuk menambah keyakinan Mam, berikut tujuh ciri menarik yang menunjukkan apakah Si Kecil adalah seorang perempuan atau laki-laki:

Tinggi dan Bentuk Perut Mam

Ciri-ciri ini memang tidak akurat, namun ini cara mengidentifikasi paling mudah yang bisa Mam lakukan untuk menduga apakah Si Kecil seorang perempuan atau laki-laki. Orang-orang dulu percaya, jika perut man sedikit meninggi berarti Mam sedang mengandung seorang perempuan. Namun bila perut Mam agak rendah, berarti Mam mengandung seorang anak laki-laki. Begitu pula dengan bentuk perut. Jika perut Mam berbentuk bulat seperti bola, bisa jadi Mam akan memiliki anak laki-laki, sementara bila perut Mam terlihat sedikit lebar, maka yang Mam kandung selama ini adalah anak perempuan.

Detak Jantung

Mam bisa menggunakan alat pengukur detak jantung untuk semakin meyakinkan jenis kelamin Si Kecil. Menurut legenda, apabila hasil detak jantungnya adalah 140+ per menit, maka bisa jadi Si Kecil adalah seorang perempuan. Sementara bila detak jantungnya di bawah 140, maka Mam mengandung anak laki-laki. Orang-orang dulu percaya bahwa berat bayi perempuan akan lebih ringan dibanding bayi laki-laki, sehingga jantung mereka berdegup lebih kencang.

Manis dan Asam

Mam belakangan ini ngidam es krim, bolu cokelat, atau sesuatu yang manis-manis? Beberapa orang mengatakan bahwa Mam akan melahirkan anak perempuan, karena anak perempuan identik dengan yang manis-manis. Sementara itu, jika Mam ngidam kentang goreng dan steak yang hangat, bisa jadi Mam mengandung anak laki-laki. Anak laki-laki identik dengan Mam yang mengindam makanan asin atau asam.

Diagram Kelahiran Cina

Metode kuno ini menyebutkan bahwa pada usia berapa dan bulan apa Mam menanamkan benih Si Kecil akan menentukan jenis kelamin mereka. Diagram kelahiran Cina ini sebenarnya sudah terkubur hampir selama 700 tahun yang lalu di makam kerajaan. Namun, baru-baru ini populer dan dipercaya dapat digunakan untuk menentukan jenis kelamin Si Kecil.

Cincin Pernikahan

Cara ini menyenangkan untuk Mam coba! Caranya, lepaskan cincin pernikahan Mam dan masukan benang atau tali ke dalam lobangnya. Berbaringlah dan tahan tali di atas perut Anda. Jika objek berayun dalam gerakan melingkar, berarti Si Kecil adalah seorang anak perempuan. Namun, jika objek berayun bolak-balik, maka Mam sedang mengandung anak laki-laki.

Penambahan Berat Badan

Siapa sangka penambahan berat badan secara signifikan dapat menunjukkan gejala bayi laki-laki atau perempuan yang sedang dikandung Mam? Jika Mam memang mengandung bayi perempuan, Mam akan mendapatkan penambahan berat badan hampir di seluruh area tubuh, tidak terkecuali dengan wajah Mam. Jika bayi tersebut laki-laki, kemungkinan Mam mengalami penambahan beberapa kilogram namun hanya terlihat berbeda di sekitar area perut saja.

Tidak Ada Morning Sickness

Suatu tahapan paling melelahkan dari masa kehamilan adalah Mam harus melewati morning sickness. Namun, jika Mam kebetulan tidak mengalami dan merasa baik-baik saja setiap pagi tanpa rasa mual atau pusing, bisa jadi itu adalah gejala yang menunjukan Mam sedang mengandung bayi laki-laki. Namun jika bayi perempuan, maka morning sickness akan Mam alami tiap harinya.

Diantara semua cara yang bisa Mam lakukan untuk menduga apakah Si Kecil perempuan atau laki-laki, sebaiknya Mam tetap melakukan pemeriksaan ultrasonografi (USG) karena keakuratannya mencapai 90%. Dokter menyarankan untuk melakukan pemeriksaan tersebut setelah minggu ke 16 kehamilan Anda untuk hasil terbaik. Selamat menyambut kedatangan Si Kecil ya, Mam!

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :