Mengatasi Gangguan Heartburn Pada Ibu Hamil

Kehamilan Anda terganggu dengan hadirnya heartburn (pirosis)? Kondisi sensasi panas atau terbakar di daerah dada atau ulu hati hingga tenggorokan ini memang kerap menyerang ibu hamil. Biasanya, heartburn muncul saat usia kehamilan memasuki trimester ketiga. Namun, jangan cemas Mam, heartburn ini tidak membahayakan janin Anda.

Terjadinya heartburn disebabkan karena rahim semakin membesar sehingga mengakibatkan makanan yang berada dalam lambung menjadi terdesak ke kerongkongan (asam lambung naik ke kerongkongan). Hal tersebut menimbulkan iritasi pada dinding kerongkongan karena makanan sudah tercampur dengan asam lambung. Karena itu, ibu hamil yang memiliki riwayat maag biasanya akan mengalami heartburn saat hamil. Namun, kondisi ini masih bisa diatasi.

Lalu bagaimana caranya? Berikut tips mengatasi serangan heartburn pada ibu hamil.

1. Makan sering namun dengan porsi kecil.

Makan sebanyak 5–6 kali dalam porsi kecil lebh baik daripada makan 3x sehari dengan porsi besar. Hal ini bertujuan mencegah perut kosong lebih lama sehingga dapat mengurangi peningkatan asam lambung.

 

2. Kunyah makan dengan benar dan hati-hati.

Mengunyah makanan dengan benar dan perlahan dapat meringankan kerja perut dalam mencerna makanan.

 

3. Perbanyak makan sayuran dan buah-buahan.

Makanan berserat seperti buah dan sayur lebih mudah dicerna dan juga dapat mendinginkan perut sehingga terasa nyaman.

 

4. Minum air kelapa.

Air kelapa dipercaya mampu mencegah timbulnya gangguan heartburn.

 

5. Minum air putih minimal 6 gelas per hari.

Perbanyak minum air putih ya Mam agar terhindar dari dehidrasi dan meringankan gejala heartburn.

 

6. Hindari makan menjelang tidur.

Setelah makan, jangan langsung berbaring karena akan memudahkan asam lambung naik ke kerongkongan, tetapi duduklah untuk beberapa saat. Beri jeda sekitar 2–3 jam setelah Anda makan sehingga makanan bisa dicerna dengan sempurna.

 

7. Hindari makanan pemicu heartburn.

Hindari makanan yang berlemak, berminyak, berbumbu tajam, bercita rasa asam, bercita rasa pedas, minuman yang mengandung kafein dan soda, karena makanan jenis tersebut dapat memicu terjadinya heartburn.

 

8. Pakailah pakaian yang nyaman.

Kenakan pakaian yang tidak ketat, terutama pada bagian perut dan pinggang agar tidak memperparah gejala heartburn. Selain itu, pakaian ketat yang menekan perut dapat membuat Anda sesak dan berisiko mengganggu janin.

 

9. Kunyah permen karet setelah makan.

Permen karet dapat memicu produksi air liur untuk menetralisir asam lambung di kerongkongan.

 

10. Atur posisi tidur.

Posisi kepala, dada, dan tubuh bagian atas lebih tinggi daripada perut saat tidur dapat mencegah naiknya asam lambung ke kerongkongan. Anda juga dapat mengganjal bagian punggung dengan bantal atau guling.

 

11. Atur posisi tidur miring

Posisi tubuh yang rata atau tidur dalam posisi telentang dapat merangsang munculnya heartburn. Karena itu, posisi tidur miring lebih dianjurkan.

 

Berbagai keluhan ataupun gangguan pada masa kehamilan tentu dapat diatasi. Salah satunya adalah gangguan heartburn. Namun, jika gangguan tersebut tidak kunjung mereda, segera konsultasikan hal tersebut pada dokter Anda.

Semoga bermanfaat.

Related Posts

Comments :