Tanda Mam Sudah Tak Ingin Hamil Lagi

Jika membaca artikel ini, kemungkinan Mam telah memiliki anak yang usianya sudah cukup besar untuk melakukan banyak hal secara mandiri. Mam pun bersyukur dengan tumbuh kembangnya yang baik, tapi di sisi lain juga merasa rindu dengan masa-masa ketika Si Kecil masih bergantung sepenuhnya kepada Mam.

Apalagi jika Mam sedang menggendong bayi dari teman Mam atau saudara, rasanya ingin sekali bisa melakukan itu lagi. Tapi, apa Mam benar-benar menginginkan hal tersebut? Coba cek beberapa tanda berikut ini, siapa tahu ternyata sebenarnya Mam sudah tak ingin hamil lagi!

Panik Saat Jadwal Menstruasi Telat Datang

Senang menggendong dan bermain dengan bayi belum tentu menjadi tanda bahwa Mam ingin hamil lagi, lho. Coba bayangkan jika Mam melihat kemunculan dua garis pada alat testpack. Apabila pemikiran tersebut membuat Mam panik dan perut terasa mulas, kemungkinan besar Mam sebenarnya sudah tidak ingin hamil lagi. Menstruasi pun menjadi hal yang ditunggu-tunggu agar datang tepat waktu setiap bulannya. Jika mundur sedikit saja, Mam pasti akan langsung merasa panik.

Menyingkirkan Seluruh Perlengkapan Bayi

Merawat bayi membutuhkan perlengkapan yang banyak, mulai dari pakaian, selimut, stroller, hingga car seat. Setelah Si Kecil mulai beranjak dewasa dan tidak membutuhkan hal-hal tersebut, Mam belum “tega” untuk menyingkirkannya untuk berjaga-jaga siapa tahu Mam akan hamil lagi dan membutuhkan segala perlengkapan tersebut. Namun, jika kini Mam sudah “tega” untuk menyingkitkan seluruh perlengkapan bayi yang ada di rumah, entah itu disumbangakan atau dibuang, sepertinya Mam memang sudah tak ingin hamil lagi.

Melewati Toko Bayi Tanpa Meliriknya Sedikit Pun

Salah satu keuntungan memiliki seorang bayi adalah Mam jadi punya alasan untuk membeli berbagai barang lucu untuk keperluannya, misalnya seperti baju dan mainan. Susah rasanya melewati toko bayi tanpa masuk dan mengecek koleksi produk terbarunya. Namun, akan tiba saat di mana Mam justru cuek ketike melewati toko bayi. Mam bahkan tak akan meliriknya sedikit pun. Jika hal tersebut terjadi sekarang, tandanya Mam sudah tak mau hamil lagi.

Tidak Lagi Mau Bangun Tengah Malam

Setelah Si Kecil lahir, ada begitu banyak tanggung jawab yang harus Mam lakukan. Salah satunya adalah memastikan agar Si Kecil mendapatkan tidur yang cukup. Masalahnya, tak jarang Si Kecil terbangun tengah malam, entah karena haus, buang air, atau sekadar ingin digendong. Secara otomatis, waktu tidur Mam pasti akan terganggu karena harus sering begadang. Maka dari itu, sebelum Mam memutuskan untuk melakukan program hamil, coba pikirkan kembali. Apakah Mam kembali bersedia untuk mengorbankan waktu tidur?

Mengernyit Saat Mendengar Bayi Menangis

Bermain dengan bayi dari teman atau saudara memang menyenangkan, tapi apa yang akan Mam lakukan jika bayi tersebut menangis? Tentu Mam akan mengembalikannya kepada sang ibu, bukan? Tanpa sadar, sebenarnya kini Mam tak memiliki kesanggupan yang sama untuk menghadapi tangisan bayi. Hal ini bisa menjadi pertanda bahwa Mam memang tidak ingin hamil lagi.

Tak ingin hamil lagi bukan berarti Mam merupakan ibu yang buruk. Sama sekali tidak, Mam. Artinya, Mam kini sudah merasa komplit dengan kehadiran Ayah dan Si Kecil di rumah. Terlebih, Mam jadi punya waktu luang lebih untuk melakukan hal-hal yang Mam senangi, bukan?   

Baca juga : 

Kapan Saatnya Hamil Lagi?

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :