Apakah Kesuburan Bisa Ditingkatkan?

Mam, apakah Anda sedang dalam program kehamilan belakangan ini? Jika ya, Anda mungkin sudah banyak mendengar informasi yang mengaitkan kesuburan Anda dan juga pasangan agar cepat hamil. Mam, berusaha untuk hamil memang bisa terasa begitu membingungkan dan juga menyebabkan stress pada beberapa bulan. Bahkan ketika Anda mulai gelisah mengenai kesuburan Anda, hal yang pertama Anda lakukan adalah konsultasi melalui google.

Di internet, setidaknya ada lebih dari 58,9 juta artikel yang mengatakan kalau ada cara yang bisa dilakukan oleh pasangan yang ingin meningkatkan kesuburan supaya cepat hamil. Namun kenyataannya, banyak dari tips-tips yang ada di internet untuk meningkatkan kesuburan Anda tidak semuanya akurat.

Mengutip halaman todaysparent.com, berikut tanggapan dari tiga pakar kesuburan terkemuka di negara dan meminta bantuannya untuk menguatkan beberapa teori paling umum yang beredar tentang meningkatkan kesuburan Anda.

Usia Mengalahkan Semua

Seiring bertambahnya usia, kualitas dan juga kuantitas sel telur akan menurun dan tubuh pun mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi menopause (yang biasa terjadi pada usia 40-an wanita, tetapi ada kemungkinan terjadi pada usia yang lebih muda). Kemungkinan dari seorang wanita berusia 30-an untuk keberhasilan hamil hanya berkisar 20 persen saja.

Jumlah tersebut akan terus menurun hingga lima persen setelah usianya sudah menginjak 40 tahun. Penelitian juga mencatat kalau ada penurunan signifikan pada kesuburan wanita pada usia 35 tahun. Meskipun tidak perlu panik, penting rasanya bagi para wanita untuk memahami bahwa usia tersebut sangat mempengaruhi kesuburan.

Oleh karena itu sangat disarankan bagi para wanita untuk menguji tingkat hormone perangsang foliker (FSH) untuk memperkirakan potensial kesuburan Anda. Para wanita juga disarankan untuk melakukan uji ultrasound dan juga Anti-Mullerian Hormone (AMH). Pengujian AMH bisa membantu wanita untuk mengetahui berapa sisa sel telur yang ia miliki dan bisa membantu mengidentifikasi kesempatan wanita tersebut untuk hamil.

Tidak ada Makanan Ajaib untuk Meningkatkan Kesuburan

Terdapat beberapa artikel di internet yang menyarankan seseorang untuk mengkonsumsi beberapa jenis makanan spesifik, seperti nanas, ubi, telur, susu, dan lainnya untuk meningkatkan kesuburan Anda. Tetapi ternyata ada seorang ahli yang mengatakan kalau makanan tersebut tidak terlalu perlu dipercaya. Karena masih sedikit sekali bukti ilmiah yang mengatakan kalau makanan tersebut benar bisa meningkatkan kesuburan seorang wanita. Kuncinya sederhana, Anda hanya perlu mengkonsumsi makanan sehat setiap harinya.

BMI itu Berpengaruh

Setiap orang memiliki ambang batas indeks massa tubuhnya yang optimal untuk ovulasi mereka sendiri, jelas Sonya Kashyap direktur medis dari Genesis Fertility Centre di Vancouver. Menurutnya, bagi beberapa wanita, jika jumlah BMI miliknya lebih rendah dari batas optimalnya, maka ovulasi pun tidak terjadi begitu juga sebaliknya. Jika wanita ingin mengoptimalkan kesehatan dan kesuburan dirinya, setidaknya ia haru memiliki BMI sekitar 19 dan 24.

Kurangi tingkat Stress

Kegagalan mendapatkan kehamilan tentu membuat diri Anda stress, tetapi Anda harus berhati-hati karena stress pun bisa menjadi pemicu berkurangnya kesuburan seseorang. Stress bisa sangat merugikan karena bisa mempengaruhi ovulasi dan lamanya fase luteal. Jadi, sebisa mungkin untuk hindari perasaan stress dan juga tertekan, ketika Anda mulai merasakan tanda-tandanya segeralah untuk berolahraga, yoga, akupuntur, spa, dan kegiatan lain yang bisa membuat pikiran Anda lebih tenang.

Mam, itulah beberapa teori umum yang berkaitan kesuburan dan juga kehamilan seseorang. Pada akhirnya, para ahli sepakat kalau tidak banyak hal yang bisa dilakukan untuk memperbaiki kesuburan seseorang. Waktu dan usia adalah kunci utamanya sama seperti ketika Anda ingin mempertahankan gaya hidup sehat. Intinya tetaplah menjaga kesehatan dan berhubungan seks secara teratur.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :