Lakukan Hal-hal Ini Saat Janin Kurang Bergerak

Memasuki usia kehamilan 16 hingga 20 minggu, maka Mam akan mulai merasakan gerakan janin di dalam kandungan. Umumnya, gerakan ini akan semakin menguat saat kehamilan menginjak usia 35 minggu. Sayangnya, pada beberapa kasus kehamilan justru janin hanya bergerak kurang dari 10 kali dalam kurun waktu 12 jam. Dengan begitu, Mam perlu memberikan stimulus dengan hal-hal berikut ini agar janin lebih aktif bergerak.

Konsumsi minuman dingin

Air yang dingin secara efektif dapat mengubah temperatur di dalam tubuh Mam, sehingga janin di dalam kandungan pun akan merasakan perubahan tersebut. Tentu saja, hal ini membuatnya bergerak untuk mencari celah dengan temperatur yang membuatnya nyaman. Mam bisa minum air es atau minuman dingin lainnya. Setelah itu, tungggulah apakah ada respon dari janin atau tidak.

Makan makanan manis

Ketika janin di dalam kandungan kurang bergerak, Mam bisa memberi stimulus dengan mengonsumsi makanan yang manis. Mulai dari kue, cokelat, atau bahkan buah-buahan dengan rasa yang manis seperti pisang atau alpukat. Setelah itu, tunggu beberapa saat hingga ada respon gerakan dari janin di dalam kandungan Mam.

Relaksasi sebelum tidur

Setelah aktif melakukan kegiatan harian, cobalah berbaring pada sisi kiri tubuh Mam. Posisi ini dipercaya akan memperlancar sirkulasi darah, yang mana hal ini dapat memicu janin menjadi lebih aktif bergerak. Lakukan relaksasi ini menjelang malam hari karena pada waktu tersebut janin lebih aktif karena pengaruh hormon.

Dengarkan musik

Alunan musik memang dapat memicu gerakan janin di dalam kandungan Mam. Letakkan headset dan putar lagu-lagu kesukaan Mam untuk merangsang janin bergerak lebih aktif di dalam kandungan. Mam juga bisa bernyanyi sebab suara tersebut juga bisa terdengar oleh janin tersebut.

Ajak mengobrol

Selain mengajaknya mendengarkan musik sambil bernyanyi, Mam juga bisa mengajak si kecil mengobrol santai. Mengajak bicara janin yang ada di dalam kandungan Mam juga dapat merangsang gerakan.  Selain itu, sering-sering berkomunikasi dapat mempererat ikatan batin antara janin dengan Mam sebagai orang tuanya.

Janin umumnya bergerak sekitar 20 kali dalam kurun waktu 2 jam. Kuat atau tidaknya gerakan janin sebenarnya tidak berpengaruh terhadap kondisi kesehatannya. Namun, jika Mam merasa gerakannya sedikit atau bahkan tidak ada gerakan sama sekali setelah melakukan cara di atas, sebaiknya segeralah periksakan kondisi janin ke dokter kandungan terpercaya.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :