Mengapa bayi menendang dalam perut? Ini alasannya Mam!

Kehamilan adalah proses luar biasa yang dialami seorang wanita. Tak jarang, saat sedang mengandung, bayi dalam perut tiba-tiba menendang. Mam pasti bertanya-tanya mengapa hal itu bisa terjadi. Bayi dalam kandungan diketahui selalu melakukan gerakan setiap saat bahkan cukup agresif seperti menendang. Namun apakah alasan bayi menendang perut? Simak alasannya dibawa ini Mam!

Menguatkan otot, tulang dan sendi.

Tendangan Si Kecil dalam rahim ternyata bermanfaat untuk perkembangannya Mam. Tendangan tersebut sangat penting untuk menguatkan muskuloskeletalnya. Yaitu sistem rumit melibatkan sendi, otot, ligamen, tendon, tulang, dan saraf tubuh. Si Kecil yang menendang dapat memberi tekanan dan melatih otot, tulang, dan sendi yang sedang dalam masa perkembangan. Tendangan Si Kecil dalam kandungan dapat memprediksi seberapa kuat bagian tulang dan sendinya saat dia nanti tumbuh dewasa. Hal ini tentu sangat baik untuk mencegah osteoarthritis di masa tua Si Kecil nanti.

Merespon lingkungan

Tendangan Si Kecil dalam kandungan juga berarti dia memberikan respon terhadap lingkungan dan apa yang sedang terjadi di sekitarnya. Bergerak adalah respon Si Kecil bila dia merasa terlalu banyak cahaya, terlalu banyak suara dan lainnya.Tendangan tersebut bisa juga terjadi karena Mam baru memakan makanan dengan rasa dan bumbu yang kuat ataupun pedas. Hal itu dapat menstimulasi Si Kecil dalam rahim untuk menendang serta melakukan gerakan.

Relaksasi dan peregangan

Si Kecil dalam kandungan juga butuh melakukan gerakan dan peregangan untuk relaksasi tubuhnya. Bila Mam banyak bergerak, Si Kecil dalam rahim justru akan bisa bersantai atau tidur. Para calon ibu yang selama kehamilan rutin mengikuti latihan relaksasi, misalnya yoga dan meditasi, bayi mereka akan cenderung menjadi lebih tenang. Bila ibu hamil menjalankan latihan yang benar maka gerakan janin akan mengalami penurunan. Tubuh ibu hamil mengalami relaksasi. Dan hal itu menyebabkan turunnya denyut jantung pada bayi dan berkurangnya gerakan Si Kecil dalam kandungan.

Tidak stress

Saat usia kandungan semakin besar, maka gerakan dan tendangan dalam rahim juga akan semakin kuat. Bayi yang tidak melakukan tendangan bisa diartikan sedang mengalami stres. Mam harus berkonsultasi ke dokter secepatnya bila tendangan Si Kecil berkurang setelah usia kehamilan 28 minggu. Lakukan USG, jika Si Kecil tidak menendang selama 10 kali dalam dua jam. Berkurangnya tendangan juga merupakan indikasi bayi sedang stres, aliran oksigen kedalam rahim berkurang ataupun penurunan kadar gula darah pada ibu hamil.

Itu dia alasan mengapa bayi menendang dalam perut. Rasa bahagia pasti dialami ibu hamil yang baru mendapat tendangan bayi untuk pertama kali. Si Kecil dalam rahim biasanya mulai menendang di usia kandungan 16 hingga 25 minggu. Gerakan Mam bisa menenangkan Si Kecil lho. Selamat menunggu kelahiran Si Kecil dengan bahagia Mam.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :