Menghilangkan Stretchmark di Payudara Saat Hamil

Pada saat hamil, bagian tubuh tertentu seperti perut, paha, dan payudara akan mengalami peregangan. Peregangan jaringan kulit ini meninggalkan bekas berwarna putih atau merah muda yang disebut stretchmark. Keberadaan stretchmark di payudara meskipun tidak terlihat dari luar, tetap saja dapat menurunkan rasa percaya diri. Mam bisa menghilangkan stretchmark secara alami dengan menggunakan bahan-bahan berikut ini.

Minyak Zaitun

Minyak zaitun telah dikenal manfaatnya sejak dulu untuk kecantikan, terutama kulit. Kandungan antioksidan berupa vitamin E sangat baik untuk proses peremajaan kulit. Dengan minyak zaitun, jaringan kulit rusak yang membentuk stretchmark akan tergantikan oleh yang baru. Cara memanfaatkannya juga mudah. Mam hanya perlu mengoleskan minyak zaitun secara merata di area stretchmark, lalu bersihkan besok paginya. Jangan lupa untuk melepas bra dan memberi pijatan lembut di area tersebut sebelum tidur untuk memaksimalkan penyerapan minyak zaitun ke kulit. Mam bisa membeli minyak zaitun yang extra virgin untuk kualitas yang lebih bagus.

Lidah Buaya

Tanaman ini memiliki gel yang dipercaya mampu menyuburkan rambut dan juga mengatasi inflamasi karena sensasi dingin yang ditimbulkannya. Perlu Mam ketahui, lidah buaya juga mengandung vitamin E yang baik untuk mengganti sel-sel kulit mati. Jadi, bisa dimanfaatkan juga untuk menghilangkan stretchmark. Petik daun lidah buaya di pekarangan, lalu cuci hingga bersih. Belah bagian tengahnya hingga keluar gel. Oleskan gel ini ke area payudara yang mengalami stretchmark. Rasakan sensasi dinginnya. Jangan dibiarkan semalaman seperti minyak zaitun, hanya diamkan selama beberapa menit lalu bilas hingga bersih.

Putih Telur

Putih telur selain digunakan sebagai bahan pembuat kue, ternyata juga bisa dimanfaatkan untuk memelihara kecantikan kulit, lho. Putih telur diyakini mampu membuat kulit lebih kencang sehingga banyak dimanfaatkan sebagai bahan masker untuk mengatasi penuaan dini pada wajah. Stretchmark terjadi karena kulit kehilangan elastisitasnya, jadi Mam bisa memanfaatkan masker putih telur untuk mengatasinya. Caranya, kocok putih telur hingga berbusa, lalu oleskan ke payudara. Tunggu beberapa saat hingga kulit di payudara terasa tertarik kencang, lalu bilas dengan air hangat untuk menghilangkan baunya.

Minum Cukup AIr

Minum cukup air bisa melancarkan sirkulasi darah dan penyerapan nutrisi ke jaringan kulit. Tubuh yang mendapat asupan air cukup juga akan terhidrasi, termasuk kulit. Kulit yang lembap akan memiliki tampilan stretchmark yang lebih tipis. Semakin kering kulit Mam, maka stretchmark juga akan semakin terlihat dan membuat kulit lebih mudah mengalami peregangan.

Olahraga

Selain memperlancar aliran darah, olahraga juga membuat kulit menjadi elastis dan kuat sehingga tampilan stretchmark bisa tersamarkan. Lakukan olahraga apa saja, terutama yang bisa mengencangkan area dada. Semakin sering Mam melakukan olahraga, maka kulit di area payudara akan semakin kencang dan stretchmark pun perlahan-lahan akan menghilang.

 

Mudah, bukan, cara menghilangkan stretchmark? Karena perbaikan jaringan kulit membutuhkan waktu yang lama, maka Mam harus bersabar untuk mendapatkan hasilnya. Jika Mam kurang suka menunggu, mungkin bisa memilih metode laser yang mampu menghilangkan stretchmark secara cepat. Atau cara yang lebih murah yaitu menggunakan bantuan krim-krim tertentu dari dokter.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :