Berbagai perawatan tentunya rela Mam jalani demi si Kecil yang masih dalam perut. Sebab, apa yang dikonsumsi dan dirasakan oleh Mam, turut dialami pula oleh si Kecil. Ketika berusia 23 minggu, bayi dalam perut Mam mulai bisa mendengar suara, bahkan meresponnya juga. Si Kecil juga mungkin merasakan makanan yang Mam konsumsi, dan menyukai salah satunya. Ini adalah persiapan si Kecil ketika ia lahir nanti.
Banyak calon Mam yang rajin mendengarkan musik klasik. Katanya, hal ini dapat mendukung tumbuh kembang si Kecil, terutama pada aspek kecerdasannya. Sebenarnya, informasi ini masih belum pasti dan para peneliti pun belum memberikan jawaban absolut. Namun, tidak ada salahnya kok bila Mam ingin mendengarkan musik klasik di masa kehamilan.
Anggapan mengenai musik klasik dan kecerdesan anak bermula sejak tahun 1993. Ini disebut dengan Mozart Effect. Menurut beberapa percobaan, remaja yang mendengarkan musik klasik seperti Mozart sebelum ujian, dapat mengerjakan ujian dengan lebih baik dibanding remaja yang mendengarkan musik lain atau tidak sama sekali. Musik klasik dikatakan bisa membawa kecerdasan luar biasa, apalagi bila sudah diperdengarkan sejak masih di dalam perut.
Namun, menurut penelitian lebih lanjut, kebiasaan ini lebih tepat membuat si Kecil yang telah lahir lebih mudah tertidur bila diperdengarkan lagu yang sama ketika ia masih di dalam perut. Msuk klasik bisa membuat Mam dan si Kecil menjadi lebih relaks, mengurangi sakit kepala, dan memperbaiki mood. Dengan ketenteraman seperti itu, tentunya banyak hal positif yang bisa Mam dan si Kecil raih.
Bila ingin mendengarkan musik klasik, Mam bisa mencari di Youtube. Ada banyak pilihan musik klasik yang pas untuk bayi, dan durasinya cukup lama. Mam pun bisa mencari ketenangan dengan cara ini. Musik klasik juga bisa jadi alternatif untuk membantu Mam menidurkan si Kecil yang rewel di malam hari.







27 Feb 2016
Penulis Redaksi IbuDanMama
0 Komentar