Apa Peran Ayah Mendampingi Istri yang Sedang Hamil?

Peran Ayah

Bagi para suami, Anda tentunya merasa sangat bahagia dan bersyukur  ketika mengetahui bahwa hasil test pack sang istri menunjukkan dua garis merah?  Itu artinya istri Anda dinyatakan hamil.

Sebagai (calon) ayah, Anda juga turut berperan dalam menghadapi masa kehamilan yang istri Anda jalani.  Tapi, apa saja yang bisa Anda lakukan dalam mendampingi istri menjalani kehamilannya?

Berikut beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk mendampingi sang istri selama kehamilannya.

  1. Cari referensi tentang kehamilan.
    Cobalah untuk mencari informasi tentang kehamilan sebanyak mungkin, misalnya tentang fase perkembangan janin, gizi dan nutrisi, proses kelahiran, dan sebagainya.  Informasi tersebut bisa di dapat dari berbagai referensi, seperti buku, majalah, internet, dokter, ataupun keluarga.
  1. Menemani istri ke dokter.
    Cobalah untuk meluangkan waktu Anda menemani sang istri ke dokter untuk memeriksakan kandungannya.  Disana, selain untuk mengetahui perkembangan janinnya sekaligus kondisi kesehatan sang istri, dokter juga akan menyampaikan saran yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kehamilan sang istri.  Dan bila ada sesuatu yang ingin Anda ketahui sehubungan dengan perkembangan janin dan kesehatan sang istri, Anda dapat mengajukan pertanyaan langsung pada dokter yang menanganinya.   
  1. Membantu mengerjakan pekerjaan rumah tangga.
    Ibu hamil dianjurkan untuk tidak mengerjakan pekerjaan-pekerjaan berat.  Untuk itu, bila Anda sedang berada di rumah, tidak ada salahnya membantu sang istri mengerjakan pekerjaan domestik, misalnya: menyapu, mencuci, atau bahkan memasak.
  1. Menghibur dan menenangkan.
    Suasana hati wanita yang sedang hamil sering mengalami ups and downs, seperti kolokan dan manja, atau merasa tidak percaya diri karena bobot tubuhnya bertambah serta keadaan kulit yang tidak semulus dahulu lagi.  Selain itu mereka juga sering mengalami mual, muntah, sakit kepala, dan sakit punggung hampir sepanjang hari.  Situasi-situasi inilah yang sering membuat para ibu hamil mengalami stress, sementara ibu hamil disarankan untuk menjauhi stress karena dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan janinnya.  Untuk itu, sering-seringlah menghiburnya, atau menenangkan sang istri saat stress mulai melandanya, misalnya dengan memeluk, membelai, dan mendengarkan keluhannya.    
  1. Beri perhatian serta dukungan.
    Baik atau tidaknya pertumbuhan bayi yang ada di dalam kandungan seseorang, juga tergantung dari asupan makanan yang dimakan oleh ibunya.  Oleh karena itu, tidak ada salahnya bila Anda memperhatikan asupan makanan yang dimakan sang istri.  Anda juga bisa membantu menyiapkan makanan untuknya,  mengingatkannya untuk minum vitamin atau suplemen, atau menemaninya berjalan-jalan atau berolahraga.  Anda juga bisa membelai perut sang istri dengan penuh kasih sayang, dan berbicaralah pada bayi yang masih di dalam kandungan istri – Tindakan ini dipercaya dapat menjalin kedekatan emosi antara Anda dan bayi.
  1. Hentikan kebiasaan buruk.
    Asap rokok dapat mengganggu kesehatan ibu dan janinnya.  Karena itu, bila Anda merokok, mulailah untuk menghentikan kebiasaan buruk ini, demi kesehatan bersama, terutama sang buah hati.
  1. Membuat rencana untuk kebutuhan bayi.
    Ada baiknya bila Anda mulai mempersiapkan segala sesuatu jauh-jauh hari sebelum si Kecil lahir, seperti: mempersiapkan kebutuhan biaya persalinan sang istri nanti, membuat daftar nama untuk buah hati, membeli perlengkapan bayi yang dibutuhkan, mempersiapkan kamar bayi, dan sebagainya.

Beragam peran Ayah yang bisa dilakukan dalam mendampingi istri selama kehamilannya. Mudah-mudahan, ketujuh tips di atas bermanfaat bagi para suami.

Related Posts

Comments :