Bayi akan Lahir? Simak Persiapan yang Harus Dilakukan di Rumah

Mam, sangat wajar bila Anda merasa was-was saat membawa pulang Si Kecil yang baru lahir ke rumah untuk pertama kalinya. Bagimana tidak, Si Kecil masih terlihat sangat kecil dan rapuh, mereka seperti belum siap untuk tinggal di dunia yang penuh dengan ketidakpastian ini. Saat Si Kecil lahir, Mam pun tidak diberi buku panduan manual yang berisi “Bagaimana Menjadi Orangtua yang Baik” sebagai pedoman untuk mengurus Si Kecil.

Namun, tenang saja. Vinod K. Bhutani, M.D., FAAP., seorang profesor pediatri di Lucile Packard Children’s Hospital at Stanford University School of Medicine, dalam situs web healthychildren memastikan bahwa bayi yang baru lahir sudah boleh dibawa pulang saat diri mereka sendiri pun sudah merasa siap. Salah satu tandanya adalah apabila Si Kecil sudah bisa bernapas dengan baik dan temperatur tubuhnya stabil.

Selain kesiapan internal dari Si Kecil, Mam juga harus mempersiapkan rumah tempat tinggal supaya aman dan nyaman untuk Si Kecil nanti. Berikut beberapa persiapan yang harus Mam perhatikan sebelum Si Kecil datang ke rumah:

  1. Membersihkan area dapur

Mam, kuman tidak hanya bersarang pada saklar lampu atau pegangan pintu saja lho. Penelitian yang dilakukan oleh National Sanitation Foundation International menunjukan bahwa kuman juga terdapat pada westafel dapur, lap piring, kenop kompor, spons, pegangan keran, meja, pegangan kulkas, talenan, dan area-area sekitar dapur. Maka, pastikan Mam membersihkan area tersebut secara rutin (sebelum atau setelah Si Kecil datang), apalagi daerah dapur adalah area tempat biasa Mam mengolah makanan yang akan dikonsumsi oleh keluarga.

  1. Merapikan lemari pendingin dan area-area tertentu

Datangnya Si Kecil akan menambah banyak barang dan makanan baru, entah itu yang harus disimpan di lemari pendingin atau di area lainnya. Oleh sebab itu, sempatkan waktu untuk membersihkan lemari pendingin dari atas sampai bawah menggunakan spons hangat (bila ada daerah yang lengket, Mam bisa menggunakan cuka putih), kemudian merapikannya. Seleksi bahan makanan di dalamnya, apakah masih bagus atau sudah kadaluarsa. Letakan tisu kering pada daerah yang rawan tumpah untuk menjaga area tetap bersih.

  1. Menyiapkan pembersih anti noda enzymatic

Si Kecil yang baru lahir akan dengan mudah menciptakan sebuah noda yang berasal dari muntahan makanan, susu, kotoran, atau urin, pada pakaian yang dipakainya atau pakaian yang sedang Mam kenakan. Untuk mengatasinya, Mam membutuhkan pembersih anti noda enzymatic yang diformulasikan untuk memecah molekul noda dan kotoran. Bila Mam sedang tidak sempat mencuci pakaian-pakaian tersebut, cukup semprotkan penghilang noda pada area yang terkena noda kemudian rendam dengan air dingin sampai nanti Mam mencucinya.

  1. Menjauhkan obat-obatan dari jangkauan anak-anak

Seiring berjalannya waktu, Si Kecil akan tumbuh besar, bergerak aktif, dan mulai memasukkan apapun yang ada di sekitarnya ke dalam mulut. TIdak terkecuali obat-obatan atau bahan kimia berbahaya lainnya. Untuk itu, menurut American Academy of Pediatrics, produk pembersih (atau bahan kimia) dan obat-obatan harus diletakan jauh dari jangkauan anak-anak. Mam bisa menaruh benda-benda tersebut dalam kabinet yang terkunci sehingga sulit dibuka oleh Si Kecil.

Mam, tidak apa-apa bila Mam merasa cemas pada minggu-minggu awal setelah Si Kecil lahir. Namun, jangan sampai rasa cemas itu mengalahkan segalanya. Jika Si Kecil tiba-tiba sakit padahal sepertinya Mam sudah mempersiapkan dan memperlakukan semuanya dengan baik, tetaplah tenang dan jangan gelisah. Lakukan pertolongan pertama. Jika belum kunjung sembuh, segera bawa Si Kecil pergi ke dokter.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :