Inspirasi Nama Anak yang Terkenal Di Eropa

Mam, jika nama-nama anak laki-laki dan perempuan terpopuler di Indonesia masih didominasi oleh Kevin, Dimas, Ahmad, Putri, Intan, dan Annisa, lalu bagaimana dengan nama-nama anak di belahan dunia lainnya?

Mundur jauh beberapa tahun ke belakang, banyak nama anak di Amerika Serikat yang terdiri dari lima hingga tujuh huruf, seperti: Sebastian, Theodore, Valentina, dan Gabriella. Seiring berjalannya waktu, kebiasaan tersebut sudah tidak lagi mengikat dan mengalami perubahan. Akibatnya, nama-nama seperti Ava, Ivy, Luna, Kai, dan Leo mulai mendapatkan perhatian para orangtua hari-hari ini. Banyak orangtua juga yang menamai anak mereka dengan nama-nama yang dipakai dalam sebuah film, buku, bahkan selebriti. Dilansir dari Euronews, tahun lalu Amerika Serikat dipenuhi dengan bayi-bayi baru lahir yang diberi nama sama dengan karakter pahlawan super, seperti Ace, Blaze, Stryker, dan Titan.

Berbeda negara, berbeda pula nama yang populer. Begitu pula yang terjadi pada Inggris, Jerman, Portugal, Spanyol, dan Rusia.

Tidak seperti di Amerika Serikat, nama populer untuk anak laki-laki di Inggris adalah Oliver, Jack, dan Harry. Sementara orangtua yang memiliki anak-anak perempuan kebanyakan memberi nama anak-anak mereka dengan nama Amelia, Olivia, dan Emily.

Perubahan pemberian nama pun terjadi di Jerman. Orangtua disana mulai memberi nama anak-anak mereka dengan nama-nama yang terdiri dari sedikit huruf, seperti Ben, Jonas, Leon, Elias, dan Finn untuk anak laki-laki. Meskipun demikian, nama Maximilian masih menjadi nama anak laki-laki terpopuler di Jerman. Namun dalam acara-acara informal, nama Maximilian akan dipendekkan menjadi Max. Hal inilah yang memperkuat dugaan bahwa nama dengan sedikit huruf telah menjadi kesukaan baru bagi para orangtua. Sama seperti anak laki-laki, nama dengan sedikit huruf seperti: Mia, Emma, dan Hannah menjadi nama-nama yang populer untuk anak perempuan.

Di Portugal, proses penamaan seseorang – khususnya anak laki-laki – akan lebih kompleks karena harus mencantumkan nama keluarga yang terdiri dari nama masing-masing orangtua dan kakek neneknya. Sebagai contoh, nama lengkap Pedro IV – pendiri dan penguasa pertama Kekaisaran Brasil – adalah Pedro de Alcântara Francisco Antônio João Carlos Xavier de Paula Miguel Rafael Joaquim José Gonzaga Pascoal Cipriano Serafim de Bragança e Bourbon. Namun terlepas dari tradisi tersebut, nama anak laki-laki dan perempuan terpopuler di Portugal saat ini adalah João dan Maria.

Sementara di Spanyol dan Rusia, nama anak laki-laki terpopuler adalah Hugo, Daniel, Pablo, Martin, Alejandro, Adrian, Alvaro, David; dan Alexandre, Maxim, Artyom, Mikhail, Daniil, Ivan, Dmitri, Kirill. Untuk nama anak perempuan, nama-nama populer di Spanyol jatuh pada Ane, June, Nahia, Irati, Uxue, Laia, Noa, Haizea. Sedangkan di Rusia, nama anak perempuan yang populer adalah Sofya, Marya, Anna, Anastasya, Victoria, Elizaveta, Polina, dan Alissa.

Negara-negara di Eropa memiliki sejarah pemberian nama yang ekspansif dan memiliki banyak cerita dalam prosesnya. Sebagai contoh, pada awal abad ke-15, negara-negara di Eropa cenderung untuk menggunakan nama yang sederhana dan tidak terkesan mewah seperti Elizabeth, Mary, Alice, Robert, Thomas, dan William. Seiring berjalannya waktu, diiringi dengan pertumbuhan ekspor barang-barang, perubahan nama pun terjadi. Nama-nama Perancis, Spanyol, dan Italia mulai merajalela, Para orangtua juga mulai menyematkan nama keluarga dibelakang nama depan mereka.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :