Apakah Mempunyai Tato Mempengaruhi ASI?

Memilki tato memang masih seperti hal yang aneh di Indonesia, namun bukan berarti Mam tak boleh memilikinya. Tetapi bagaimana dengan para ibu menyusui yang baru ingin memiliki tato? Apakah aman? Apa tato bisa mempengaruhi ASI yang diproduksi?

Temukan jawabannya di artikel berikut ini.

Secara Umum Aman Bila Dilakukan dengan Prosedur yang Benar

Tato umumnya dibuat dengan cara menginjeksikan tinta pada lapisan kulit kedua dan ketiga, dan jenis tinta yang umumnya memiliki partikel cukup besar dan tak bisa masuk pada saluran air susu.

Jadi, seharusnya membuat tato tidak akan berpengaruh pada ASI, namun ini hanya aman bila dilakukan dengan prosedur dan tinta yang tepat.

Hati-hati Infeksi

Beberapa orang mengalami infeksi lokal setelah membuat tato. Hal inilah yang bisa berefek pada program menyusui (bukan ASI). Sebaiknya setelah membuat tato Mam segera cek tubuh apakah terjadi infeksi.

Ada beragam perawatan setelah membuat tato yang mana bisa lakukan di rumah seperti membersihkannya dengan air dan sabun.

Jangan Dibiarkan di Tempat Ini

Setelah Mam baru saja memiliki tato, sebaiknya Mam tak terlalu lama berada di bawah sinar matahari karena bisa terbakar dan membuat infeksi yang sebelumnya tak ada jadi ada. Hal ini bisa berpengaruh pada kegiatan menyusui Mam, meski tak berpengaruh pada ASI.

Tunggu Hingga Bayi Berusia 1 Tahun

Beberapa ahli menyarankan pada busui (ibu menyusui) untuk menato setelah bayi berumur satu tahun. Mengapa? Hal ini disebabkan oleh kemampuan tubuh yang belum pulih sempurna setelah hamil 9 bulan dan melahirkan.

Sebaiknya Mam bersabar selama satu tahun agar risiko-risiko yang tak diinginkan tak terjadi.

Bagi Mam yang ingin menghilangkan tato saat menyusui pun sebenarnya aman dilakukan. Kembali lagi, selama prosedurnya benar.

Agar tak ragu, Mam bisa mengonsultasikan hal ini kepada dokter dan keluarga terlebih dahulu. Bila terjadi infeksi segera bawa ke dokter agar bisa ditangani dengan cepat. Agar aman, Mam juga tak sebaiknya membuat tato di dekat area payudara agar tak berpengaruh pada ASI.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :