ASI Tidak Keluar? Coba Mam Lakukan Cara Ini

Mam, banyak ibu baru melahirkan merasa dirinya tidak cukup banyak memproduksi air susu ibu (ASI) yang akhirnya membuat mereka menyerah untuk memberikan ASI ekslusif untuk bayinya. Kabar baik bagi Anda, hampir setiap ibu melahirkan pasti memiliki cukup ASI untuk diberika kepada bayinya. Jika memang tidak, ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan produksi ASI.

 

  1. Usahakan untuk terus berikan ASI untuk Si Kecil

Sebagian orang tua terlalu mudah menyerah dengan kondisi produksi ASI yang sedikit, kemudian memutuskan untuk memberikan susu formula kepada Si Kecil. Sekalipun hasil penelitian menunjukkan bahwa susu sapi/formula memiliki kandungan nutrisi yang mirip dengan ASI, namun terlalu sering memberi susu formula akan mengenyangkan bayi. Hal ini mengakibatkan Si Kecil semakin sedikit mengonsumsi ASI dan ASI Anda tidak akan makin banyak terproduksi.

  1. Menerapkan pola makan dan hidup sehat

Makanan-makanan yang sehat memberikan kalori dan nutrisi yang Anda butuhkan saat menyusui dan mendorong produksi ASI. Anda juga membutuhkan 8 hingga 12 gelas cairan per hari untuk mencegah dehidrasi dan menjaga kualitas produksi ASI. Usahakan untuk terus meminum air selama menyusui untuk memastikan bahwa Anda tidak kekurangan cairan. Jangan pilih jenis minuman yang mengandung kafein. Air putih, jus, dan susu adalah minuman yang direkomendasikan.

  1. Kalahkan rasa stress Anda

Relaksasi menjadi cara yang tepat untuk menurunkan kadar stress Anda. Meditasi atau mendengarkan musik juga menjadi salah satu cara mengatasi rasa stress Anda yang berlebihan. Jangan sekali-kali alihkan rasa stress Anda dengan merokok. Nikotin yang terkandung dalam rokok akan mengalir dalam ASI Anda dan berakibat buruk pada Si Kecil. Rokok elektronik atau tembakau tanpa asap juga tidak dianjurkan karena kedua benda tersebut tetap mengandung zat-zat berbahaya. Jika Anda masih belum bisa lepas dari alkohol, usahakan untuk memberi ASI pada Si Kecil sebelum Anda meminum alkohol. Jangan memberi ASI pada bayi Anda setidaknya dua jam setelah Anda meminum satu minuman alkohol. Kadar alkohol yang masih dapat ditoleransi dalam satu minuman hanyalah 12 ons beer, 4 ons anggur, dan 1½ ons minuman keras.

  1. Konsultasikan dengan dokter sebelum Anda mengonsumsi obat

Obat yang dimaksud termasuk resep dan obat apapun. Beberapa kandungan dalam obat tertentu akan mempengaruhi kualitas ASI Anda dan berefek pada Si Kecil.

 

Faktor yang Mempengaruhi ASI Sulit Keluar

Beberapa kasus pada proses melahirkan dan kondisi medis dapat menyebabkan produksi ASI yang terlambat, namun bukan berarti bahwa Sang Ibu tidak akan bisa memproduksi ASI sama sekali.

 

Proses melahirkan yang traumatis, terlalu banyak cairan intravenous (IV fluids), kehilangan terlalu banyak darah, obat-obatan penghilang rasa sakit, kerusakan saraf saat melahirkan, atau kelahiran prematur dapat menjadi beberapa faktor yang menyebabkan ASI kemudian sulit untuk terproduksi.

Untuk kondisi medis, kondisi seperti: gestational diabetes (diabetes sementara yang diderita oleh ibu saat hamil), pengobatan menggunakan obat-obatan tertentu, dan kista gestational ovarian theca lutein secara sementara juga dapat menekan produksi ASI setelah melahirkan.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :