Tips Pemulihan Setelah Operasi Caesar

Setiap calon ibu ingin melahirkan bayinya ke dunia dengan prosesi persalinan normal. Namun, tak semuanya bisa. Adanya kondisi medis tertentu yang menyebabkan bayi tidak dapat keluar melalui vagina membuat Sang Ibu harus menjalani operasi caesar untuk mengeluarkan bayinya. Pada saat operasi caesar ini, perut dan rahim sang Ibu akan mengalami pembedahan sehingga akan menyebabkan rasa sakit yang teramat sangat bahkan beberapa bulan setelah melahirkan. Bagi Mam yang baru pertama kali menjalani operasi caesar, lakukan langkah-langkah berikut ini untuk pemulihan.

Hindari Aktivitas Mengangkat

Jika ingin luka bekas operasi cepat sembuh, sebaiknya Mam menghindari segala aktivitas mengangkat, apapun itu. Namun, menyusui dan menggendong Si Kecil tidak apa-apa dilakukan asal menurut Mam hal tersebut tidak memerlukan banyak tenaga yang dapat memberikan tekanan pada bekas luka. Beri alas berupa bantal tipis jika ingin menempatkan Si Kecil di atas perut Mam untuk melindungi bekas jahitan.

Berhati-hati pada Bekas Luka

Mam bisa mempercepat proses penyembuhan luka bekas jahitan dengan menjaganya agar tetap bersih. Pasalnya, kondisi yang kurang higienis dapat memicu perkembangbiakan bakteri. Merasa gatal dan mati rasa di sekitar area tersebut? Tahan sebisa mungkin ya, Mam. Jangan sampai digaruk karena itu adalah proses yang normal. Untuk mengurangi rasa gatal, gunakan atasan yang longgar dan bawahan yang tidak mengikat seperti karet elastis. Pakai baju terusan sepertinya lebih baik.

Meminta Bantuan Orang Lain

Pasca operasi caesar tidak hanya menimbulkan rasa sakit, tetapi juga lemas dan lelah. Oleh sebab itu, penting untuk menghemat tenaga Mam. Jika ingin menggendong Si Kecil, minta bantuan orang lain untuk membawakan kepada Mam, jangan mengangkatnya sendiri dari kasur atau box bayi karena dapat berimbas pada bekas jahitan Mam. Ingin membuatkan makanan untuk Si Kecil? Tunda dulu keinginan ini. Jika perlu, minta bantuan asisten rumah tangga atau orang lain yang bisa menolong Mam untuk melakukan pekerjaan rumah seperti mencuci, menyapu, dan lain sebagainya.

Perbanyak Konsumsi Makanan Berserat

Kurangnya makanan berserat dapat memicu konstipasi dan feses mengeras sehingga susah untuk dikeluarkan. Sebisa mungkin, hindari mengejan karena tekanan dapat membuat proses pemulihan luka semakin lama. Untuk mencegah konstipasi setelah melahirkan, konsumsi buah dan sayur yang kaya serat seperti pisang dan bayam serta perbanyak minum air. Selain baik untuk pencernaan Mam, nutrisi yang terkandung pada pisang dan bayam juga diperlukan oleh Si Kecil.

Konsumsi Obat Anti Nyeri

Jika tak tahan dengan rasa nyeri yang tertinggal setelah proses operasi, Mam bisa mengonsumsi obat anti nyeri yang diberikan berdasarkan resep dokter. Namun, jika dirasa sudah tidak sakit lagi atau sekiranya level sakitnya bisa ditahan, sebaiknya konsumsi obat dihentikan.

Istirahat Cukup dan Hindari Stres

Terbatasnya aktivitas yang bisa Mam lakukan jangan sampai membuat Mam depresi, ya! Ini semua demi kesehatan Mam agar segera pulih. Depresi akan memperburuk proses penyembuhan. Selain itu, penting juga untuk mendapatkan waktu tidur yang cukup agar tubuh tetap fit dan segar. Pada saat tidur, sel-sel melakukan regenerasi sehingga baik untuk proses penyembukan luka Mam. Jika mood Mam memburuk, segera atasi dengan mencari solusinya agar tidak sampai berkembang menjadi stres karena stres dapat mengurangi kualitas tidur.

 

Pada umumnya, Mam memerlukan sekitar empat hingga enam minggu untuk kembali ke kondisi normal setelah opearsi caesar. Menghindari aktivitas memberatkan yang dapat merusak jahitan bekas bedah adalah kuncinya. Jika tidak, maka proses pemulihan bisa menjadi lebih lama dari perkiraan.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :