5 Fakta dan Mitos Tentang Alergi bagi Si Kecil

Banyak berita simpang siur tentang alergi yang menyerang buah hati, tetapi mana yang benar mana yang hanya mitos? Mam tidak perlu bingung karena di sini Mam akan bisa membaca tentang fakta dan mitos yang sering beredar tentang sebuah alergi. Cari tahu yuk, Mam!

Mitos: Jangan berikan kacang, ikan, dan telur hingga buah hati sudah balita atau masuk playgroup

Faktanya? Memang makanan yang disebutkan mampu memicu alergi, tetapi studi terbaru mengatakan bahwa tidak masalah untuk memberikan makanan tersebut pada buah hati ketika ia sudah cukup kuat sebagai bayi, terutama untuk makanan dengan jenis ikan dan telur.

Mitos: Alergi bertahan hingga seumur hidup

Faktanya? Tidak semua jenis alergi bertahan seumur hidup. Alergi terhadap kacang dan ikan memang biasanya bertahan sampai tua, tetapi alergi terhadap kedelai, gandum, susu, dan telur bisa menghilang seiring dengan pertumbuhan si kecil.

Mitos: Tidak bisa makan makanan tertentu dengan alergi itu adalah hal yang sama

Faktanya? Berbeda. Meski sering disebut “Alergi susu”, tetapi kata lactose intolerant sebenarnya berbeda dengan alergi. Lactose intolerant terjadi ketika badan tidak mau menerima makanan tertentu, dan bisa memberikan efek mual ketika mengonsumsi produk dengan laktosa. Tetapi bila alergi, seseorang akan menerima efek yang jauh lebih tidak enak, bahkan bisa mengancam nyawa seseorang, bahkan dalam dosis yang sangat kecil sekalipun.

Mitos: Alergi kacang adalah satu-satunya alergi yang mengancam nyawa

Faktanya? Semua alergi makanan bisa memberikan reaksi berbahaya yang dinamakan sebagai analphylaxis, yang bisa mengancam nyawa. Susu, telur, kedelai, gandum, ikan, dan kacang adalah jenis-jenis makanan yang bisa memberikan reaksi tersebut dengan prosentase yang lebih tinggi. Gejala dari analphylaxis meliputi kesusahan bernafas, muntah, lemas, dan penderitanya menjadi linglung.

Mitos: Anak kecil paling mudah terserang alergi makanan

Faktanya? Remajalah yang lebih mudah terserang alergi makanan yang fatal. Saat masih kecil, anak masih dalam lindungan orang tua sehingga bisa dipastikan mereka tidak akan memakan makanan yang memicu alergi mereka, apalagi sampai mengancam nyawa. Namun, bila alergi ini adalah alergi yang bertahan lama, para remaja dengan sifat yang suka mengambil resiko biasanya akan lebih mudah terserang karena mereka sudah bisa mengambil keputusan sendiri.

Sekarang Mam sudah tahu kan tentang fakta dan mitos tentang alergi bagi si kecil? Kini Mam tidak perlu bingung dan terburu panik ataupun terlalu santai tentang adanya sebuah alergi yang ada di dalam diri si kecil.

Yang terpenting adalah penanganan yang tepat dari dokter yang berpengalaman. Jangan terburu tergoda dengan pengobatan alternatif yang Mam tidak bisa tahu apa kandungan dari obat yang diberikan karena bisa jadi akan fatal akibatnya bila ada reaksi alergi lain yang hadir di dalam diri si kecil karena obat tersebut.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :