4 Penyakit yang Bisa Menimpa Si Kecil Jika Terus-Terusan Menggigit Kuku

Menggigit jari dan kuku memang terkandang menjadi kebiasan si kecil ketika ia mulai memasuki masa-masa pertumbuhan giginya atau ketika si kecil merasa panik dan cemas. Dalam kondisi cemas, anak cenderung menggigit jari atau kukunya untuk mendapatkan perasaan nyaman dan teralihkan dari rasa yang ia rasakan sebelumnya, hal ini pula sudah dibuktikan oleh American Journal of Orthodontics and Dentofacial Orthopedics. Meskipun cukup umum, tapi kalau dibiarkan hal ini pun bisa membahayakan bagi kesehatan si kecil. Berikut beberapa penyakit yang bisa menimpa anak jika ia terus-terusan menggigit kuku.

Infeksi

Menggigit kuku memang menjadi kebiasaan yang tanpa disadari dapat melukai diri sendiri. Ketika si kecil menggigit kuku terlalu besar dan mencapai kutikula atau kulit halus di bawah kuku, maka  panyakit yang paling mungkin menimpa si kecil pertama kali adalah infeksi. Kulit halus yang terkelupas bisa membuat bakteri atau pathogen yang ada di mulut Anda berpindah dan membuatnya terinfeksi. Infeksi yang paling umum adalah terjadinya pembengkakan, kemerahan, nyeri, dan benjolan nanah.

Lebih Mudah Terserang Radang Tenggorokan hingga Diare

Tangan memang menjadi salah satu anggota tubuh yang bisa si kecil gunakan untuk mengeksplor lingkungan sekitarnya. Tidak kebayang sebanyak apa bakteri yang sudah mengkontaminasi tangan si kecil. Hal ini akan diperburuk jika si kecil pun memiliki kebiasaan menggigit kukunya.

Menurut juru biacara kesehatan dari TexasA&M University yang dikutip dari halaman kompas.com mengatakan kalau kebiasaan menggigit kuku seakan memberikan akses gratis bagi para kuman dan kotoran untuk masuk ke tubuh melalui mulut, tenggorokan, dan perut. Setelah kuman yang tersimpan di bagian bawah kuku masuk ke dalam tubuh, maka si kecil pun bisa meningkatkan risiko terserang berbagai penyakit mulai dari sakit tenggorokan hingga diare.

Herpes di Tangan

Jika si kecil memiliki penyakit herpes oral, si kecil pun bisa menginfeksi jari-jarinya dengan virus tersebut. Virus ini bisa menyebabkan demam sebagai tahapan awal lengkap dengan rasa sakit seperti terbakar dan geli di ujung jari yang sudah terinfeksi. Lalu setelah satu atau dua minggu, si kecil pun akan mengalami luka yang mengandung cairan atau bahkan darah.

Masalah Gigi

Kebiasaan menggigit kuku yang sudah kronis bisa membuat soket penahan akar gigi  cacat atau hancur sehingga gigi menjadi bengkok atau rusak. Menggigit kuku juga bisa menyebabkan patah tulang pada gigi yang digunakan untuk menggigit dan memicu penyakit gusi gingivitis, dikutip dari metrotvnews.com.

Mam, itulah beberapa penyakit yang bisa datang akibat dari kebiasaan menggigit kuku. Jika Anda menemukan permasalahan satu ini pada diri si kecil, sebaiknya segera dihentikan untuk kesehatan diri si kecil pula.

 

Baca juga :

Tips Cepat Hamil Setelah Kuretase

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :