Apa yang Harus Mam Ketahui Tentang Diabetes Gestational?

Diabetes memang dikenal luas di dunia kesehatan dunia, bahkan Mam pasti sudah cukup tahu mengenai penyebab dan akibat dari diabetes. Tetapi apakah Mam tahu bahwa wanita hamil juga bisa terserang diabetes unik bernama diabetes gestational atau GDM?

Menyerang perempuan hamil

GDM berbeda dengan diabetes biasa. Biasanya, GDM menyerang perempuan yang tidak pernah terdeteksi diabetes sekalipun. GDM juga hanya terdeteksi di perempuan yang sedang hamil dengan beberapa faktor, seperti keluarga yang memiliki sejarah diaebetes.

Perempuan dengan ras Afrika-Amerika, Hispanic, Amerika-Indian, Alaska, Hawaii, dan Pacific Islander memiliki kemungkinan lebih tinggi untuk terserang GDM.

Tidak berhubungan dengan berat badan

GDM tidak ada hubungannya dengan berat badan Mam. Tidak semua perempuan dengan berat badan berlebih terserang GDM. Diabetes jenis ini bukan diabetes yang bisa dideteksi dari obesitas, melainkan dari bagaimana badan Mam memproses glukosa.

Mam mungkin tidak perlu insulin

Tidak semua perempuan dengan GDM akan memerlukan insulin. Faktanya, banyak perempuan yang bisa mengembalikan gula darah mereka ke batas normal dengan pola makan yang baik dan aktifitas fisik yang cukup.

Bila membutuhkan insulin, biasanya Mam tidak akan membutuhkannya dalam jumlah besar. Selain insulin, perempuan yang terserang GDM juga bisa mengambil pengobatan secara oral, yang mana lebih diminati daripada insulin.

GDM bisa tidak berujung pada persalinan cesar

Meskipun dibenarkan bahwa perempuan yang terserang GDM biasanya melahirkan secara cesar, tetapi tidak menutup kemungkinan bahwa Mam bisa melahirkan secara normal. Perempuan yang terserang GDM memiliki resiko untuk mengalami shoulder dystocia, sebuah kondisi di mana calon ibu susah untuk melahirkan lewat pelvis. Tetapi hal ini bisa dihindari bila GDM ditangani dengan tepat dan cepat.

GDM tidak akan bertahan selamanya

Bagi Mam yang paranoid bahwa GDM tidak akan hilang, jangan khawatir! Setelah melahirkan, biasanya kadar gula darah akan kembali normal. Tetapi bukan berarti Mam bisa makan makanan yang tidak baik dengan seenaknya setelah itu, karena perempuan yang terserang GDM lebih rentan terhadap Diabetes Tipe 2 beberapa tahun setelah melahirkan.

Selain itu, meski tidak selamanya bercokol di badan Mam, perempuan yang pernah terserang GDM bisa jadi akan kembali terserang diabetes jenis tersebut ketika kembali hamil.

Diabetes jenis ini umum terjadi

Usut punya usut, ternyata GDM ini cukup umum terjadi di kalangan perempuan hamil. Bila dulu dipercaya bahwa GDM hanya akan menyerang 2 hingga 5 persen dari perempuan hamil, analisis pada tahun 2014 menyatakan bahwa ada 9.2 persen perempuan hamil yang bisa terserang GDM. Cukup tinggi bila dibandingkan dengan hasil awalnya ya?

Yang terpenting, bila Mam sudah didiagnosa terserang GDM, maka Mam harus segera menanganinya dengan sungguh-sungguh karena bisa berakibat panjang di kemudian hari.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :