Apakah Berbahaya Balita Sudah Terkena Cacar?

Mam, Anda tentu sudah sering mendengar tentang penyakit cacar atau chicken pox, benar? Ya, cacar air merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh virus dan paling sering dijumpai pada anak-anak di bawah umur 2 tahun. Cacar air disebabkan oleh virus varisela zoster ini cenderung terjadi pada anak usia 12 tahun dengan 70% terjadi pada anak 2-6 tahun. Penyakit menular ini memang biasa terjadi, tapi jika seseorang sudah terkena cacar maka ia tidak akan terserang untuk kedua kalinya. Benarkah begitu? Berikut penjelasannya.

Pengertian Cacar Air

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, cacar air atau chicken pox merupakan infeksi virus yang biasanya menyerang anak-anak. Virus iniakan menyerang kulit dengan membentuk lesi (luka) yang berisi cairan (serous). Virus ini biasa menyerang pada anak yang sudah berusia 9 bulan ke atas. Namun, tak jarang juga kasus ini ditemukan pada orang dewasa. Penyakit ini jarang menyerang anak yang berusia lebih kecil atau mengingat pada usia 2-6 bulan si kecil masih memiliki kekebalan tubuh dari ibunya.

Penyakit ini sangat mudah menular, mulai dari penularan melalui kontak langsung dengan penderita atau udara. Oleh karena itu, sebaiknya penderita dipisahkan dari orang-orang sekitarnya terutama dari anak-anak. Gejala cacar air ini antara lain panas tinggi sekitar 3-7 hari, setelah panas turun, muncul bintik-bintik di bagian dada, lalu menyebar ke lengan dan kaki. Biasanya, kemunculan bintik-bintik ini juga agak diiringi oleh rasa gatal, tapi usahakan untuk tidak menggaruknya agar tidak muncul infeksi lainnya.

Benarkan Orang hanya Bisa Kena Cacar Satu Kali Seumur Hidup?

Banyak yang mengatakan kalau penyakit cacar ini hanya sekali menyerang pada tubuh seseorang,benarkah seperti itu? Mengutip halaman health.detik.com, menurut Dr. H. Ari Fahrial Syam, SpPD-KGEH, MMB, FINASIM, FACP dari Departemen Ilmu Penyakit Dalam kalau seseorang yang sudah terkena cacar masih memiliki kemungkinan untuk terserang cacar lain tapi dalam bentuk lain. Jika pada awalnya seseorang terserang oleh virus varicella zoster, maka ada kemungkinan nanti ketika cacar kembali menyerang virusnya beda sudah menjadi herpes zoster.

Cacar herpes zoster ini biasa menyerang orang dewasa yang memiliki kekebalan tubuh yang lemah atau sedang menurun. Jika seseorang memiliki kekebalan tubuh yang baik, maka jarang terkena virus ini. Jika Anda tidak ingin si kecil terserang oleh virus cacar untuk kedua kalinya, lakukanlah vaksinasi. Biasanya vaksinasi ini sudah bisa diberikan pada si kecil sejak usianya sudah 12 bulan.

Cara Merawat si Kecil yang Terkena Cacar Air

Mam, jika si kecil saat ini sedang terkena cacar air, tenang. Jangan terlalu panik, usahakan agar si kecil berada di rumah saja dan tidak pergi kemana-mana meningat penyakit ini sangatlah menular. Ketika di rumah, kompres atau mandikan si kecil dengan air dingin/hangat setiap 3-4 jam agar ia tidak merasa terlalu gatal. Jadi, tinggalkan mitos yang mengatakan kalau anak cacar tidak boleh mandi. Justru karena mandi si kecil bisa menjadi lebih bersih dan merasa tidak gatal sehingga tidak ada infeksi atau serangan bakteri lainnya.

Ketika mandi, gunakanlah sabun yang lembut seperti sabun bayi atau sabun khusus kulit sensitif. Agar bisa mengeringkan luka akibat cacar, Anda bisa mengoleskan losion calamine di area yang gatal kecuali wajah dan sekitar mata.  

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :