Ciri-Ciri Si Kecil Alergi Obat

Ketika Si Kecil jatuh sakit, Mam pun khawatir dan melakukan segala cara untuk bisa membuatnya pulih kembali, termasuk membawanya ke dokter. dari dokter, Si Kecil pun akan diberi obat agar bisa sembuh. Nah ternyata, obat yang Mam dapatkan untuk Si Kecil tidak cocok dan menimbulkan reaksi lain pada fisiknya. Nah inilah Mam yang disebut dengan alergi obat. Yuk, kenali apa saja ciri-ciri Si Kecil yang alergi obat.

Gatal-Gatal pada Kulit

Reaksi yang umum terjadi ketika sistem imun tubuh tidak bisa menerima zat dari luar adalah gatal-gatal pada kulit. Hal ini tak hanya terjadi untuk makanan, tapi juga kasus obat medis. Jika selama ini Si kecil baik-baik saja namun semenjak pertama kali mengonsumsi obat dari dokter ia jadi lebih sering menggaruk kulitnya sehingga menjadi kemerahan, bisa jadi itu karena ia alergi obat. Pada tahap yang lebih parah, gatal-gatal dan kemerahan ini bisa menyebabkan kulit terkelupas.

Demam

Ternyata demam juga bisa menjadi salah satu indikasi Si kecil alergi dengan obat. Memang untuk efek yang satu ini tidak langsung muncul, tapi memerlukan waktu beberapa hari setelah konsumsi obat. Pada umumnya, efek demam ini akan hilang setelah 48 jam setelah Mam menghentikan pemakaian obat.

Mual

Tak hanya pada orang dewasa, ternyata reaksi mual akibat alergi obat juga bisa dialami oleh Si kecil. Hal ini terjadi ketika ada zat kimia tertentu pada obat yang mampu memicu asam lambung pada Si Kecil sehingga menyebabkan ia mual. Pada umumnya, obat-obatan yang mengandung antibiotik ini bisa memicu rasa yang dialami oleh Si kecil. Rasa mual ini bisa berlangsung sebentar dan juga terus-menerus tapi akan hilang selama beberapa hari sejak pemakaian obat dihentikan.

Mata Gatal dan Berair

Ternyata reaksi gatal tak hanya terjadi pada kulit Si Kecil, tapi juga matanya. Si kecil akan lebih sering mengucek matanya sehingga membuat matanya tersebut berair. Hal ini tentu saja tidak baik untuk Si kecil, sehingga ada baiknya jika Mam segera membawanya ke dokter lagi.

Anafilaksis

Ini adalah reaksi alergi yang cukup parah karena dapat menyebabkan kegagalan fungsi tubuh. Oleh sebab itu, ciri alergi yang satu ini harus segera ditangani karena kalau tidak bisa berakibat fatal. Ciri-ciri Si Kecil yang mengalami anafilaksis adalah sesak napas, pembengkakan pada bibir dan wajah, dan bahkan biduran. Jika Si Kecil menunjukkan reaksi seperti ini, Mam harus cepat-cepat membawanya ke rumah sakit.

Penyebab tubuh Si Kecil rentan terhadap obat cukup bervariasi. Bisa disebabkan karena faktor keturunan, riwayat alergi sebelumnya, dan juga penyakit lain yang mengakibatkan tubuh lebih rentan terhadap obat. Ketika Mam melihat gejala-gejala di atas sebaiknya hentikan pemakaian obat dan bawa kembali Si kecil ke dokter yang bersangkutan. Katakan padanya bahwa Si kecil menunjukkan reaksi tersebut sejak meminum obat dari dokter dan dokter pun akan memberikan obat lain dengan komposisi yang disesuaikan untuk menghindari terjadinya alergi. Tentu saja, Mam juga harus memberikan informasi riwayat medis Si Kecil kepada dokter, ya!

Baca juga :

Kafein, Bahaya Untuk Ibu Hamil?

 

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :