Ciri-Ciri Si Kecil Mempunyai Kaki Berbentuk O

Tulang memang menjadi salah satu komponen dalam tubuh yang sangat penting. Tulang memiliki beberapa fungsi utama sebagai penopang tubuh, alat gerak pasif, dan melindungi organ penting dalam tubuh manusia. Oleh karena itu, sedini mungkin Mam sudah memperhatikan kesehatan tulang pada si kecil.

Berbicara kesehatan tulang, ada beberapa jenis kelainan tulang yang mungkin terjadi pada si kecil. Salah satunya adalah kaki yang berbentuk O, kelainan ini cukup umum terjadi di sekitar kita namun juga mengkhawatirkan jika dibiarkan. Mam, kenali beberapa ciri dan juga penyebab kaki berbentuk O di bawah ini,yuk!

Ciri-ciri Anak dengan Kaki O

Mam, sebenarnya permasalahan bentuk kaki O dan X merupakan permasalahan tulang yang sering terjadi pada masa kanak-kanak. Namun, sebagian besar permasalahan kaki ini akan kembali lurus dengan sendirinya pada usia tertentu asal Anda rajin memperhatikan cara jalan atau postur badan si kecil. Cara paling mudah yang bisa Mam lakukan untuk mengetahui kaki si kecil normal atau memiliki kaki O atau X adalah dengan melihat bentuk fisiknya.

Jika dilihat dari fisik tidak ada kelainan, cobalah untuk merekatkan mata kaki atau tumit si kecil. Saat direkatkan, apabila tumit tersebut menyatu tandanya si kecil tidak memiliki kaki berbentuk O atau X. Selain dari cara tersebut, Anda juga bisa memperhatikan cara berjalan si kecil. Jika si kecil terlihat berjalan pincang atau terlalu pendek dari usianya, sebaiknya Anda segera mungkin membawanya ke dokter tulang atau ortopedi untuk diperiksa.

Penyebab Anak Memiliki Kaki Bentuk O

Kaki berbentuk O atau X merupakan salah satu jenis gangguan pertumbuhan tulang kaki yang menyebabkan adanya pergeseran rotasi pada persendian antara tulang paha dan lutut. Sehinnga sudut antara kedua tulang tersebut tumbuh menjadi tidak normal atau bergeser lebih dari 8 derajat. Selain itu, ada pula penyebab lain yang membuat kaki si kecil berbentuk O atau X, antara lain:

  • Pada bayi, kemungkinan selama ia berada dalam kandungan ruang geraknya terlalu sempit. Oleh karena itu kaki si kecil terkunci dalam satu posisi yang sama hingga lahir. Biasanya hal ini dialami oleh anak kembar.
  • Memiliki posisi tidur yang salah. Posisi tidur yang salah adalah tengkurap seperti katak, jika dibiarkan maka kebiasaan ini bisa mengakibatkan gangguan rotasi dan bentuk tungkai.
  • Posisi duduk. Selain memiliki kebiasaan tidur dengan posisi tidur yang kurang tepat, posisi duduk juga bisa menjadi penyebab mengapa si kecil punya kaki berbentuk O atau X. Posisi duduk yang salah adalah posisi duduk dengan kaki membentuk huruf
  • Memakai baby walker yang tidak sesuai dengan ukuran dan umur si kecil.

Mam, kelainan kaki ini sebaiknya diketahui sebelum si kecil berusia 2 tahun dan sebaiknya segera diperbaiki sebelum ia berumur 5 tahun. Jika si kecil sudah berusia 7 tahun, maka terapi yang dilakukan akan membutuhkan waktu lebih lama jika tidak dilakukan sedini mungkin.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :