Bolehkah Berhubungan Badan Setelah Melahirkan?

Melahirkan adalah salah satu momen bersejarah sekaligus traumatic bagi kebanyakan wanita. Setelah melahirkan, mungkin Mam bertanya-tanya apakah aman untuk segera berhubungan badan.

Sebuah penelitian pada tahun 2013 yang diterbitkan oleh British Journal Obstetrics & Gynecology menyatakan bahwa 41% wanita yang melahirkan anak pertama butuh waktu sekitar 6 minggu setelah melahirkan untuk bisa kembali berhubungan badan dengan pasangan dengan normal. Mengapa Mam harus menunggu selama kurang lebih 6 minggu untuk kembali berhubungan badan setelah melahirkan?

Kondisi Miss V

Saat melahirkan sang buah hati, secara otomatis Miss V akan mengalami memar, tegang, bahkan robek. Untuk itu, segera berhubungan badan setelah melahirkan bukanlah pilihan yang tepat untuk Mam dan pasangan lakukan.

Penelitian medis yang diterbitkan pada tahun 2016 juga menyebutkan bahwa 85% Mam akan mengalami kerusakan vagina selama beberapa minggu setelah persalinan normal. Terlebih ada potensi Mam akan mengalami pendarahan jika melakukannya dalam waktu dekat setelah melahirkan akibat kondisi Miss V yang belum siap dan pulih seperti sedia kala.

Kelelahan Setelah Melahirkan

Sangat mungkin bagi Mam yang baru saja melahirkan untuk merasa kelelahan, sakit bahkan kewalahan setelah melahirkan buah hati. Hal ini juga membuat Mam dan pasangan perlu mempertimbangkan untuk menunda melakukan hubungan badan segera setelah persalinan.

Lebih baik untuk Mam memberikan waktu yang cukup agar tubuh Mam kembali fit dan siap untuk berhubungan badan kembali dengan pasangan. Jangan ragu untuk memberitahukan kepada pasangan mengenai kondisi Mam yang sebenarnya, karena pasangan Mam pasti akan mengerti dan mengutamakan kesehatan Mam.

Perubahan Hormon

Setelah melahirkan, Mam mengalami perubahan hormon yang cukup signifikan. Mungkin Mam merasa belum siap untuk kembali berhubungan dengan pasangan karena kondisi tersebut. Bahkan Mam mungkin mengalami beberapa gangguan setelah melahirkan seperti baby blues yang akhirnya membuat Mam belum bergairah secara seksual.

Oleh karena itu, sebaiknya Mam fokus terlebih dahulu untuk mengatasi hal-hal tersebut sebelum akhirnya kembali berhubungan badan dengan pasangan.

Khawatir Akan Rasa Sakit

Mam mungkin saja khawatir bahwa akan merasakan sakit saat berhubungan badan dengan pasangan setelah melahirkan. Ini adalah hal yang wajar karena keadaan miss V yang ‘lembut’. Bagi beberapa wanita kondisi miss V bisa kembali seperti sedia kala dalam waktu yang sangat cepat, sedangkan yang lain mungkin membutuhkan waktu beberapa bulan.

Namun Mam tidak perlu khawatir. Pada umumnya miss V memiliki caranya sendiri untuk kembali seperti sedia kala meski tak 100% sama. Mam hanya perlu memberikan waktu yang cukup bagi Miss V melakukan tugasnya kembali.

Itulah beberapa ulasan mengenai apakah Mam boleh berhubungan badan setelah melahirkan. Yang terpenting adalah Mam harus 100% sadar akan kondisi Mam dan terbuka terhadap pasangan atas kondisi tersebut. Bagaimana? Apakah Mam mau menunggu selama 6 minggu? Utamakan pemulihan fisik Mam ya!

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :