Ternyata Buang Air Kecil Sebelum dan Sesudah Berhubungan Badan Itu Wajib

Mam, setelah berhubungan badan dengan pasangan, apakah Mam sering merasa ingin buang air kecil? Hal tersebut sangat wajar terjadi, Mam. Namun, karena merasa lelah atau faktor-faktor lain, Mam pun memilih untuk mengurungkan niat tersebut.

Wah, sebaiknya jangan lho, Mam. Buang air kecil sesudah berhubungan badan ternyata justru sangat dianjurkan. Bahkan Mam juga sebaiknya buang air kecil sebelum berhubungan badan. Jika tidak dilakukan, risikonya bisa berbahaya untuk kesehatan tubuh Mam, lho!

Mencegah Infeksi Saluran Kencing

Tujuan buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan badan adalah untuk membersihkan area intim dari koloni bakteri. Saat Mam dan suami melakukan hubungan seksual, mikroba ini bisa masuk ke alat kelamin. Nah, apabila bakteri tersebut mencapai uretra, maka dapat menyebabkan infeksi saluran kemih (ISK). Oleh sebab itu, saat buang air kecil, Mam juga dianjurkan untuk membersihkan atau membasuh area intim agar bebas bakteri.

Sering Dirasakan oleh Pengantin Baru

Apabila Mam belum familiar dengan istilah ISK, penyakit satu ini secara awam dikenal dengan nama sistitis honeymoon. Pada umumnya, sistitis honeymoon terjadi akibat kontak seksual yang sering setelah sekian lama tidak berhubungan atau belum pernah berhubungan sama sekali. Penyakit ini juga bisa dialami oleh para wanita yang suaminya baru pulang kerja luar kota atau luar negeri.

Perut Terasa Nyeri Saat Ditekan

Beberapa gejala utama yang umumnya dirasakan penderita sistitis honeymoon adalah keluhan nyeri anyang-anyangan, buang air kecil terasa sakit dan panas, bahkan hingga urin yang berwarna merah. Jika gejalanya sudah cukup berat, bukan tak mungkin penderita juga akan merasakan demam.

Selain gejala-gejala tersebut, biasanya orang yang mengalami sistitis honeymoon juga akan merasa nyeri apabila dilakukan penekanan pada perut tengah bagian bawah atau di daerah pubis. Bahkan apabila kondisinya sudah cukup parah, bisa ditemukan peningkatan kadar sel darah putih (leukosit) dalam darah. Jika tidak segera ditangani, sistitis honeymoon bisa memicu infeksi ginjal akut.

Cara Lain untuk Mencegah Infeksi Saluran Kencing

Selain kencing sebelum dan sesudah berhubungan badan, masih ada beberapa cara lain yang bisa Mam lakukan untuk mencegah terjadinya infeksis aluran kencing atau sistitis honeymoon ini. Perbanyaklah konsumsi minum air mineral setidaknya 8-10 gelas dalam sehari untuk mengurangi jumlah bakteri pada saluran kencing. Mam juga harus selalu menjaga kebersihan area intim, terutama setelah selesai berhubungan badan. Jika area intim terasa nyeri, sebaiknya tunggu hingga keluhan nyeri hilang untuk berhubungan badan dengan pasangan.

Mulai sekarang, usahakan untuk selalu buang air kecil sebelum dan sesudah berhubungan badan ya, Mam. Mungkin memang agak merepotkan jika kamar mandi berada di luar kamar tidur, tetapi ini adalah upaya terbaik agar Mam terhindar dari infeksi saluran kencing atau sistitis honeymoon.

 

Baca juga: 

Tips Memilih Nama Untuk Bayi Perempuan

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :