Perhatikan 7 Efek Samping Menggunakan Lidah Buaya

Sejak dulu lidah buaya dikenal sebagai tanaman bermanfaat. Mengutip Hindustantimes yang dilansir di laman Liputan6.com, bangsa di Afrika hingga penduduk pulau di Samudera Hindia menggunakannya untuk dermatologi, kosmetik dan physiotherapy sejak 6.000 tahun silam. Kandungan zatnya memberikan manfaat baik bagi kesehatan. Walaupun begitu, lidah buaya memiliki efek samping jika digunakan secara berlebihan dan dalam kondisi tertentu. Berikut ini 7 efek sampingnya yang perlu Mam ketahui.

Rambut Menjadi Kering dan Lepek

Sebagai bahan alami untuk perawatan rambut, lidah buaya kaya akan vitamin. Diantaranya vitamin A, B1, B2, B12, C dan vitamin E yang bagus untuk kulit kepala. Walau begitu, penggunaan lidah buaya juga perlu diperhatikan ya Mam. Sebaiknya Mam memakai lidah buaya untuk merawat rambut 1-2 kali dalam seminggu saja. Setelah menggunakan, kemudian bilas hingga bersih dengan air.

Penggunaan yang berlebihan akan memuat rambut menjadi lepek dan kering. Tidak hanya itu, efek samping lain bagi kulit kepala yakni gatal-gatal dan ruam. Tentu Mam tidak ingin bukan?

Perut Tidak Nyaman

Memakan daging lidah buaya membuat perut menjadi dingin. Tetapi tidak di saat-saat tertentu Mam. Kandungan lateks pada lidah buaya dapat justru menyebabkan masalah pada perut. Seperti keram berlebihan, perut kembung dan terasa tidak nyaman. Antrakuinon yang terkandung dalam lidah buaya berfungsi sebagai zat pencahar tubuh alami. Kandungan inilah yang akan menyebabkan diare apabila dikonsumsi berlebihan.

Masalah Usus

Bagi Mam yang memiliki masalah dengan usus seperti penyakit crohn dan kolitis ulterasiva hindari mengkonsumsi lidah buaya. Terutama dengan cara meminum jusnya. Karena kandungan lateksnya bisa mengiritasi usus lho Mam. Selain usus, lateks ini bisa berefek samping bagi penderita wasir. Jika Mam ingin mengkonsumsinya, lebih baik konsultasikan dulu ke dokter agar tidak terjadi hal yang tak diinginkan.

Tidak Dianjurkan untuk Ibu Hamil dan Menyusui

Apakah Mam sedang hamil atau dalam menyusui? Perhatikan pola makanan alami untuk dikonsumsi ya! Karena walau makanan alami bersifat baik, tetap saja mengandung efek samping. Untuk lidah buaya sendiri, memang tidak dianjurkan dikonsumsi bagi Mam yang sedang hamil ataupun menyusui. Karena dapat menyebabkan keram perut, sehingga merangsang kontraksi. Jika kram perut ini berlangsung lama dan parah dampak paling buruknya adalah mengakibatkan keguguran serta risiko cacat pada bayi.

Menurunkan Kadar Gula Darah

Lidah buaya dapat membantu mengobati permasalahan kadar gula bagi para penderita diabetes tipe 2. Demikian dilaporkan dalam Journal Alternative and Complementary Medicine. Tanaman bernama lain aloe vera ini memiliki kandungan glukomanan tinggi. Zat tersebut mudah larut dan cepat diserap oleh tubuh, sehingga kadar gula dalam darah bisa menurun secara signifikan.

Namun pada situasi tertentu, penurunan kadar gula darah akan memiliki efek samping bila tak terkontrol. Diantaranya kondisi menjadi drop, pucat, dan gejala lain. Karena itulah, penggunaannya tidak dianjurkan bagi Mam yang akan melakukan atau baru saja menjalani proses operasi.

Kekurangan Elektrolit dan Dehidrasi Hingga Radang Hati

Di poin sebelumnya telah disebutkan jika lidah buaya dapat berefek samping menyebabkan diare dan kram perut. Ini dikarenakan adanya gerakan yang longgar dalam tubuh kita Mam. Akibatnya tubuh menjadi cepat lelah karena dehidrasi dan kekurangan cairan elektrolit.

Seperti dilansir dari laman Tribunnews.com, dalam dosis tinggi lidah buaya pun bisa menyebabkan radang pada hati. Karena mengandung banyak senyawa bioaktif C-glikosida, antrakuinon, anthrones, lektin, polymannans dan mannans asetil. Inilah yang dapat menyebabkan kerusakan pada hati Mam.

 

Itu dia Mam beberapa efek samping dari lidah buaya bila dikonsumsi dan digunakan secara berlebihan. Maka dari itu, mari bijak dalam menggunakannya ya Mam dan semoga bermanfaat.

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :