Tips Membuat Resolusi Tahun Baru yang Efektif

Setiap awal tahun, tidak sedikit orang yang membuat resolusi. Resolusi berisi hal-hal yang ingin dicapai di tahun tersebut. Resolusi di awal tahun membuat orang lebih bersemangat karena dengan begitu, ia paham apa yang akan ia lakukan. Namun, tak semua orang bisa berhasil dengan resolusi yang dibuatnya, hanya beberapa poin saja yang bisa dicapai hingga penghujung tahun. Berikut ini tips untuk membuat resolusi tahun baru yang efektif, Mam.

Bercermin dari Resolusi Tahun Lalu

Tidak semua orang bisa mencapai seluruh resolusinya. Jika ada poin-poin tertentu yang belum berhasil dicapai, ketahui apa penyebabnya. Dengan begitu, Mam bisa melakukan perbaikan di tahun depan. Jika target tersebut tidak berhasil dicapai karena memang kurang realistis, maka rendahkanlah target berikutnya agar bisa dicapai. Tentunya jika Mam masih ingin memenuhi resolusi tersebut, ya. Resolusi adalah keinginan sendiri, jadi targetnya pun bisa Mam modifikasi di awal sebelum memulai eksekusi.

Mencatat Resolusi

Jangan hanya mencatat di satu tempat, tapi di banyak tempat yang sekiranya sering Mam jumpai. Misalnya, di dinding kamar yang akan membuat Mam selalu membacanya setiap akan tidur, di lemari es yang setiap kali membukanya Mam akan melihatnya, atau di kalender meja di samping komputer agar Mam selalu menatapnya berulang-ulang ketika bekerja. Dengan begitu, Mam akan terus teringat dengan target dan ini akan memicu Mam untuk berusaha lebih giat.

Mengantisipasi Masalah

Selain menyusun target, jangan lupa juga untuk memprediksi masalah apa yang kira-kira akan terjadi. Pikirkan cara mengatasinya tapi jangan terlalu berlebihan. Ini akan membuat Mam lebih mudah mencapai target tersebut. Jadi, jika ada masalah menghadang, tak perlu khawatir dan takut lagi karena sudah memiliki persiapan dari awal. Ingat, tidak semua orang memiliki mental baja ketika masalah menghadang sehingga resolusi mereka pun harus tumbang di tengah jalan hanya karena tidak siap menghadapi permasalahan.

Pastikan Tanggal dan Langkah yang Spesifik untuk Mencapainya

Bagilah dua belas bulan dalam setahun menjadi beberapa fase pemenuhan resolusi tersebut. Misalnya, fase pertama untuk resolusi A dan B, fase kedua untuk resolusi C dan D. Pastinya resolusi yang Mam buat ada yang bisa dicapai dalam jangka pendek maupun panjang, bukan? Oleh sebab itu, spesifikasikan juga kapan tepatnya Mam akan mengeksekusinya. Akan jauh lebih baik jika Mam juga menyusun langkah apa yang harus Mam lakukan untuk mewujudkannya agar semua bisa jelas dan tidak membuat resolusi yang tanpa arah.

 

Menciptakan resolusi di awal tahun cukup penting untuk melihat seberapa jauh Mam berkembang dari tahun sebelumnya. Tanpa resolusi, bisa jadi Mam akan bingung dengan apa yang ingin Mam capai di tahun tersebut. Jangan menyerah apabila belum berhasil. Tetap fokus dan motivasilah diri sendiri dengan target yang sudah dibuat. Jadi, resolusi apa saja yang sudah Mam buat untuk tahun 2017 ini?

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :