Dengan perkembangan penduduk yang bertambah pesat, ketersediaan lapangan pekerjaan kian hari kian menipis. Persaingan ketat pun tak dapat dihindarkan. Alhasil, mencari pekerjaan menjadi semakin sulit. Namun, kadang ada juga yang justru mendapat keberuntungan dengan ditawari pekerjaan dari perusahaan tertentu. Meskipun begitu, penawaran ini tak selamanya menarik atau sesuai bagi pencari kerja sehingga timbul keinginan untuk menolak penawaran tersebut, tetapi merasa sungkan untuk melakukannya. Apakah Mam pernah mengalami dilema yang sama? Ada hal-hal yang harus tetap Mam perhatikan untuk menjaga image baik Mam ketika akan menolak tawaran dari perusahaan.
Katakan Alasan dengan Jujur
Lebih baik katakan alasan dengan jujur mengapa pekerjaan tersebut kurang cocok untuk Mam. Misalnya, Mam bisa memberikan alasan logis jika visi dan misi perusahaan kurang sesuai dengan Mam. Atau bisa juga mengatakan jika job-desc yang akan digeluti tidak sejalan dengan passion yang Mam miliki. Perusahaan yang baik akan memahami hal ini dan menghormati keputusan Mam. Lebih baik Mam tidak berbelit-belit bahkan harus berbohong ketika menolak tawaran tersebut karena justru akan menimbulkan kesan yang buruk.
Tetap Menjunjung Nilai Sopan Santun
Ada kalanya Mam tidak menyukai perusahaan tersebut karena sudah pernah bekerja di situ atau mendengar rumor kurang menyenangkan sehingga Mam merasa enggan untuk menerima tawaran pekerjaan. Boleh-boleh saja, tetapi Mam harus tetap memperhatikan sopan santun ketika menolaknya. Hal ini selain untuk menghindari image negatif, juga agar Mam terlihat lebih profesional. Selain itu, siapa tahu di kemudian hari Mam akan menjalin kerjasama dengan perusahaan ini? Atau bisa saja perusahaan ini membuka lowongan lain yang mungkin sesuai dengan passion Mam. Jadi, penting untuk tetap menjaga image positif ya, Mam.
Segera Konfirmasi Jawaban
Perusahaan melakukan penawaran kepada Mam karena mereka membutuhkan orang untuk segera dipekerjakan. Untuk itu, jangan biarkan perusahan menunggu jawaban Mam terlalu lama. Jika memang tidak suka, segera lakukan konfirmasi agar perusahaan tersebut bisa langsung mencari pengganti atau orang lain yang lebih berminat. Mencari karyawan baru juga bukan hal yang mudah lho, Mam. Ini juga merupakan bentuk sopan santun yang bisa membuat Mam semakin dihargai oleh perusahaan tersebut.
Mohon Maaf dan Berterima Kasih
Ini sangatlah penting karena walau bagaimana pun juga, tawaran pekerjaan adalah hal yang cukup sulit didapat saat ini. Meskipun Mam kurang menyukai bidang pekerjaanya dan berniat ingin menolaknya, tetap sampaikan maaf dan terima kasih. Hal ini akan menunjukkan wujud apresiasi Mam terhadap perusahaan karena telah bersedia meluangkan waktu dan memberikan kesempatan untuk bergabung.
Tetap Menghargai Perusahaan
Ketika Mam menolak suatu tawaran pekerjaan dari perusahaan, jangan lupa untuk mengatakan bahwa Mam juga sebenarnya menyukai perusahaan tersebut. Ungkapkan kelebihan-kelebihan perusahaan dan bahwa Mam juga sebetulnya ingin bergabung untuk memberikan kontribusi, tetapi karena suatu hal Mam harus menolaknya. Tunjukkan bahwa ini juga merupakan keputusan yang berat bagi Mam.
Sampaikan Melalui Telepon
Mam bisa menyampaikan penolakan kepada perusahaan melalui telepon karena ini relatif lebih sopan dan terkesan lebih profesional dibanding dengan melakukannya lewat email. Perusahaan akan merasa lebih dihargai daripada Mam hanya mengirimkan email penolakan.
Terkadang, bersikap tegas memang diperlukan. Meskipun Mam sedang membutuhkan pekerjaan dan mendapat tawaran, tetapi jika bidangnya kurang sesuai dengan Mam, maka jangan merasa ragu untuk menolaknya. Mengapa demikian? Karena melakukan pekerjaan yang tidak sesuai dengan minat Mam justru bisa menjadi sumber stres. Jadi, pikirkan baik-baik ya, Mam!







