Aman Tidak Bayi Di Ayun?

Usai melahirkan, Mam tentu harus merawat buah hati dengan baik. Menggendong bayi merupakan cara yang umum dilakukan saat mengurus bayi. Namun, bagaimana jika meletakkan atau menidurkan buah hati di ayunan? Banyak Mam yang mungkin melakukan hal ini, namun benarkah langkah ini aman untuk dilakukan? Cek informasinya berikut ini!

Dampak bagi kesehatan Si Kecil

Kebiasaan mengayunkan Si Kecil merupakan hal yang umum dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Si Kecil biasanya berada dalam posisi rebahan ketidak berada dalam ayunan. Sebenarnya kondisi ini tidak membahayakan jika dilakukan dengan benar dan hati-hati. Akan berbahaya apabila Mam tidak teliti dan Si Kecil mengalami hal yang tidak seharusnya terjadi.

Misalnya, baby shaken syndrome (SBS) yang merupakan gangguan kesehatan yang bisa dialami oleh Si Kecil. Gangguan kesehatan ini merupakan trauma pada kepala maupun otak yang disebabkan oleh perbuatan orang lain. Si Kecil bisa mengalami gangguan ini karena ulahnya sendiri, namun juga dapat dipicu oleh tindakan orang lain termasuk saat mengayun.

Si Kecil dapat mengalami SBS apabila Mam mengayunkannya terlalu keras. Misalnya meletakkan tangan di kepala bayi ketika mengayunnya. Sebaiknya tindakan ini dihindari untuk mengurangi risiko Si Kecil mengalami SBS. Mam dapat mendeteksi gangguan ini terjadi pada Si Kecil dengan gejala seperti kejang, sulit bernafas, tremor, muntah, susah makan, warna kulit agak kebiruan, dan lumpuh.

Kebiasaan mengayun bayi sebetulnya bukanlah sebuah masalah. Apalagi kegiatan ini umum dilakukan oleh masyarakat Indonesia. Namun, yang perlu Mam perhatikan adalah cara mengayun dan alat ayun yang digunakan harus benar-benar berkualitas. Jika Si Kecil terjatuh pada saat di ayun akibat faktor buruknya alat ayunan yang digunakan, bisa jadi berakibat fatal bagi kesehatan.

Tips mengayun bayi yang benar

Menurut studi kesehatan, Si Kecil akan merasa nyaman ketika di ayun. Sehingga, mengayun Si Kecil bukanlah kegiatan yang harus dihentikan. Dengan catatan, Mam harus memperhatikan cara mengayun dengan benar. Berikut tipsnya:

  1. Jangan mengayun Si Kecil dalam kondisi punggung yang melengkung. Kebiasaan ini hanya akan membuat tulung punggung dan belakang bayi ikut melengkung.
  2. Perhatikan material yang digunakan untuk ayunan. Sebaiknya Mam memilih ayunan yang terbuat dari kain. Hindari ayunan yang terbuat dari kayu karena dapat menyebabkan Si Kecil terguling dan jatuh
  3. Jangan mengayun bayi terlalu kencang. Pastikan Mam mengayunkannya dengan hati-hati dan perlahan
  4. Jangan tinggalkan Si Kecil saat berada dalam ayunan. Sebaiknya Mam terus waspada jangan sampai ia terjatuh dan mengalami kondisi membahayakan lainnya
  5. Hindari meninggalkan bayi pada anak yang juga masih kecil. Hal ini dapat berisiko buruk bagi Si Kecil jika terjatuh dan terbentur benda keras

Mengayun bayi sebenarnya aman-aman saja, namun Mam harus benar-benar memperhatikan kenyamanan dan keamanannya. Semoga bermanfaat!

Dari Ibu dan Mama untuk Ibu dan Mama. Sahabat terbaik yang mendengarkan, mengerti dan membantu ibu dan mama seluas Indonesia. Mari bergabung dengan komunitas kami!

Related Posts

Comments :