Manfaat Ceker Ayam Sebagai Makanan Bayi

Banyak Ibu memilih kaki ayam (ceker) sebagai bahan makanan untuk si Kecil. Kandungan nutrisinya penting untuk mendukung pertumbuhan bayi dan anak.

Siapa yang tak tahu kaki ayam (ceker). Meski seringkali menjadi bagian buangan dari pedagang daging ayam, banyak orang menggemarinya. Bahkan, berbagai makanan lezat tersaji dari ceker, seperti mie ayam ceker, sup ceker, dan sebagainya.

Para Ibu kerap menjadikan ceker sebagai bahan makanan untuk bayinya. Ceker sering dimasak menjadi campuran tim, sup, bubur, dan dijadikan kaldu untuk MPASI bayi. Rasa ceker yang gurih membuat bayi dan anak-anak menyukainya. Banyak yang mengatakan, bahwa ceker sangat baik untuk mendukung pertumbuhan si Kecil. Benarkah demikian?

Kandungan nutrisi kaki ayam (ceker)
Tabel berikut ini menunjukkan kandungan nutrisi dalam 100 gram ceker.

Sumber: nutritiondara.com (2008)

Berbagai kelebihan ceker ayam yang baik untuk makanan anak dan bayi adalah sebagai berikut:

  • Sumber protein
    Berdasarkan tabel tersebut, dapat diketahui bahwa ceker memiliki kandungan protein yang tinggi jika dibandingkan lemak dan karbohidrat. Protein sangat baik untuk mendukung pertumbuhan bayi dan anak-anak.
  • Omega 3 dan omega 6
    Bukan hanya ikan laut, ceker juga kaya akan omega 3 dan omega 6. Omega 3 dan 6 ini merupakan jenis asam lemak tak jenuh ganda yang baik untuk mendukung kesehatan tubuh. Manfaat omega 3 dan 6 untuk pertumbuhan otak, mendukung sistem imunitas tubuh, dan relaksasi pembuluh darah.
  • Kolagen
    Selain ditemukan pada daging sapi dan ikan laut, kolagen juga terdapat dalam ceker ayam. Sebuah penelitian yang dilakukan di Taiwan telah membuktikan tingginya kandungan kolagen di dalam ceker ayam. Kolagen bermanfaat untuk menjaga kesehatan tulang, meremajakan kulit, memperkuat otot, dan pembentukan dinding pembuluh darah sehingga sangat baik untuk bayi dan anak-anak.
  • Kartilago
    Kartilago merupakan salah satu kandungan nutrisi dalam ceker ayam. Kartilago bermanfaat dalam mendukung pergerakan sendi-sendi.

Pilih ceker ayam yang masih segar, tidak bersisik hitam, dan tidak lengket saat dipegang untuk dijadikan makanan si Kecil maupun olahan lezat keluarga. Semoga bermanfaat.

 

 

Baca juga:

Dewi Novianingsih, adalah seorang ibu yang gemar menulis. Ia pun tertarik pada dunia wanita dan parenting. Mama baru yang memilih menulis di sela-sela kesibukannya mengasuh buah hatinya ini pernah menjadi editor di beberapa penerbit dan agensi naskah selama 5 tahun. Kini, ia ingin berbagi bersama para ibu dengan tulisannya.

Related Posts

Comments :