Perkuat Bonding Dengan MPASI

Pemberian MPASI adalah saat yang tepat untuk lebih dekat dengan bayi Anda.

Di usia enam hingga sembilan bulan, bayi mulai mengembangkan cara-cara baru untuk berkomunikasi dengan orangtuanya. Salah satu momen yang bisa Anda manfaatkan untuk berinteraksi dengan buah hati Anda adalah pada saat pemberian MPASI. Buat proses menyuapi makanan menjadi seperti permainan yang mengasyikkan. Misalnya, dengan mengeluarkan suara-suara lucu saat memasukkan makanan ke dalam mulut bayi, pegang sendok di atas kepala Anda lalu turunkan seolah-olah pesawat yang sedang terbang turun.atau berpura-pura menirukan suara kereta api dengan efek-efek khusus.

Jika si kecil menolak makanannya, itu bukanlah malapetaka. Memang biasanya hal ini dapat membuat Anda pusing, tetapi tidak perlu sampai frustrasi karena ia pasti akan memberi tahu jika sudah merasa lapar. Satu hal yang pasti terjadi pada waktu makan adalah berantakan dan tumpah di pakaian si kecil, di lantai, di perabotan, dan juga pada tubuh Anda. Jangan marah. Biarkan dia melakukan apapun karena ia sedang mempelajari cara makan dan mengenal kemandirian sejak dini. Supaya para ibu dan mama tidak terlalu repot, sebelum memberi makan sebaiknya beri alas koran ataupun karpet di area makan bayi, sehingga lebih mudah dibersihkan.

Aturan pertama ketika mengajarkan bayi makan sendiri adalah tidak berharap si kecil langsung mampu menggunakan sendok. Biasanya untuk pertamakali ia akan menggunakan tangannya. Memang makan dengan tangan bisa sangat tidak efektif tapi jika ia menginginkannya, sebaiknya biarkan saja terlebih dahulu. Kalau ia mulai bosan, Anda bisa membantunya. Ingatlah jangan pernah memaksa anak Anda untuk makan, karena bisa membuat ia trauma dan tidak suka makan.

Untuk makanan, pilihlah yang bisa digenggam atau fingerfood. Potongan sayuran matang, buah yang sudah dikupas, anggur tanpa biji, dan roti adalah fingerfood yang bisa dicoba. Hindari makanan yang berbiji dan kacang-kacangan karena dapat membuat bayi tersedak. Sedangkan untuk penggunaan alat makan, seperti sendok, hindari yang berbahan plastik karena dapat menjadi benda berbahaya di tangan anak kecil, jadi sebaiknya pilih sendok berpinggiran lembut, yang tidak menyakitkan jika mengenai gusi.

Pada saat memberi makan, sebaiknya Anda membiasakan bayi duduk di kursi makan khusus anak. Sesuaikan tinggi kursi makan agar si kecil dapat duduk nyaman di kursinya. Pilihlah kursi makan yang tepat karena hal ini dapat memengaruhi kelancaran proses makan bayi. Carilah kursi yang aman dan stabil, sehingga si kecil betah duduk lama. Periksa dengan seksama tali pengamannya, terutama mekanisme penguncinya.

Selamat mencoba para ibu dan mama.

Sebelum menjadi Feature writer, saya bekerja di World Vision Indonesia dan ditempatkan di Nusa Tenggara Timur. Saya menikmati bekerja bersama dengan masyarakat terutama yang fokus di bidang kesehatan Ibu dan anak. Saya juga menyukai traveling ke daerah pendalaman. Passion saya ingin membantu mewujudkan perempuan Indonesia yang sehat dan cerdas.

Related Posts

Comments :