Tips Mengganti Popok Bayi

Mam kini disibukkan dengan merawat bayi mungil yang kian melengkapi kebahagiaan Anda bersama pasangan. Mengganti popok bayi yang sebentar-sebentar pipis atau pun buang air besar menjadi bagian dari kesibukan baru Anda.

Bayi baru lahir biasanya sebentar-sebentar pipis dan buang air besar. Tak hanya pagi dan siang hari, tengah malam pun, bayi kerap terbangun dan menangis karena popoknya basah oleh pipis atau fesesnya. Meskipun dengan menahan kantuk, Anda tidak boleh menunda mengganti popok jika bayi pipis atau buang air besar. Jika tidak segera diganti, pantat dan kelamin bayi bisa merah-merah dan iritasi yang akan membuatnya rewel karena tidak nyaman.

Masih banyak Ibu yang belum memahami cara mengganti popok yang tepat bagi bayinya. Oleh karena itu, panduan di bawah ini dapat dijadikan referensi dalam merawat si Kecil.

Persiapkan perlengkapan

  • Kapas
  • Tisu basah khusus bayi
  • Baskom
  • Air hangat
  • Washlap lembut (untuk mengeringkan)
  • Krim anti ruam popok (jika diperlukan)
  • Popok yang akan dipakaikan (bisa popok kain atau popok sekali pakai)

Membersihkan daerah kelamin

Ketika popok bayi basah karena pipis atau terkena kotoran bayi, segera lepas dan bersihkan daerah kelaminnya. Cara membersihkannya adalah sebagai berikut.

  • Pipis
    • Buat posisi bayi telentang di atas perlak, gulung bajunya ke atas, angkat pergelangan kaki supaya pantat terangkat, dan ambil popoknya.
    • Masukkan kapas dalam baskom yang berisi air hangat.
    • Usapkan kapas pada kelamin bayi, selangkangan, dan pantatnya.
    • Keringkan dengan washlap lembut.
    • Jika perlu, oleskan krim anti ruam di sekitar selangkangan dan pantat bayi supaya terhindar dari ruam popok.
  • BAB
    • Buat posisi bayi telentang, gunakan perlak, dan gulung bajunya supaya tidak terkena kotoran. Angkat pergelangan kakinya ke atas hingga pantat terangkat, gulung popoknya.
    • Bersihkan feses bayi menggunakan tisu basah khusus bayi berkali-kali hingga bersih. Angkat kedua pergelangan kakinya ke atas hingga pantat terangkat, bersihkan daerah kelamin, pantat, dan selangkangannya.
    • Celupkan kapas ke dalam baskom berisi air hangat, lalu usapkan ke daerah kelamin (dengan mengangkat pergelangan kakinya ke atas, lalu ke kiri dan ke kanan).
    • Keringkan menggunakan washlap berbahan lembut.
    • Oleskan krim pencegah ruam popok jika diperlukan.

Memakaikan popok

  1. Popok kain

Popok kain berbentuk persegi panjang dilengkapi dengan tali sebagai pengikat. Popok ini lebih ramah lingkungan karena dapat dicuci ulang. Pastikan daerah kelamin bayi bersih setelah pipis atau BAB. Cara memakainya, angkat pantat bayi, letakkan popok kain di bawah pantat, kemudian bawa setengah bagian ke depan untuk menutupi kelamin, lalu talikan.

  1. Popok sekali pakai

Setelah daerah kelamin bayi bersih, letakkan popok sekali pakai yang berjenis diaper di bawah pantatnya. Lipat bagian depan diaper sehingga menutup kelamin bayi, kemudian rekatkan kedua sisinya tidak terlalu kencang maupun longgar.

 

 

Baca juga:

Dewi Novianingsih, adalah seorang ibu yang gemar menulis. Ia pun tertarik pada dunia wanita dan parenting. Mama baru yang memilih menulis di sela-sela kesibukannya mengasuh buah hatinya ini pernah menjadi editor di beberapa penerbit dan agensi naskah selama 5 tahun. Kini, ia ingin berbagi bersama para ibu dengan tulisannya.

Related Posts

Comments :