Meskipun telah mendapat restu dari orang tua dari kedua belah pihak, pasti ada beberapa Mam yang mendapat perlakuan buruk dari mertua sehingga menyebabkan sakit hati dan rasa tidak nyaman. Ada menantu yang sampai depresi menghadapi mertua yang super cerewet dan serentetan perlakuan lainnya. Nah, bagaimana dengan mertua Mam? Apakah Mam menjalin hubungan yang baik dengan mertua? Yuk ,ketahui hal-hal yang seharusnya tidak dilakukan ibu mertua kepada Mam.
Mengkritik Cara Mendidik Anak
Ketika berada di rumah mertua, pasti ada Mam yang pernah mendapat kritikan dari ibu mertua mengenai cara mendidik Si Kecil. Hal ini tentunya sangat mengganggu, bukan? Mertua seharusnya tidak perlu mengkritik cara menantu mendidik anaknya. Jika menantu memang salah, lebih baik diberi tahu secara baik-baik, bukannya dikritik. Si Kecil merupakan tanggung jawab Mam jadi seharusnya orang lain tidak ikut campur mengenai cara Mam mendidiknya.
Memaksakan Kehendak
Kadang kala ketika Mam membuat kesalahan, ibu mertua akan berkata “kenapa tidak memakai cara ini saja sih?”. Hal tersebut juga tidak seharusnya dikatakan oleh ibu mertua. Seorang ibu mertua yang baik akan membiarkan menantunya belajar dari kesalahan, bukan mendoktrin harus memakai cara seperti ini dan itu sesuai kehendaknya. Dengan begitu, menantu akan bisa lebih dewasa. Selain itu, masalah yang Mam hadapi adalah masalah rumah tangga Mam sendiri, jadi mengapa harus menuruti orang lain yang belum tentu paham kondisi yang Mam alami?
Memberitahukan Kekurangan Mam pada Ayah
Hal ini biasanya sering dialami oleh Mam yang baru saja menikah. Ibu mertua yang kurang bisa beradaptasi dengan menantu sebagai anggota keluarga baru, rawan membocorkan kekurangan Mam pada Ayah. Misalnya tentang cara memasak, cara membersihkan kamar, cara menyapu dan sebagainya. Cara yang Mam lakukan tidak sesuai dengan caranya, sehingga hal itu bisa dianggap sebagai kekurangan yang ada pada diri Mam. Seharusnya ibu mertua bisa paham bahwa setiap orang memiliki cara masing-masing dalam menyelesaikan pekerjaannya. Jika Mam memang membuat kesalahan, sebaiknya ia mengajari Mam bukannya membuka aib tersebut pada Ayah.
Memaksa Tinggal Bersama
Setelah menikah, ada pasangan yang tinggal bersama mertua dan ada yang memisahkan diri. Cara yang lebih baik adalah memisahkan diri dari mertua. Dengan begitu, Mam bisa menjalani bahtera rumah tangga tanpa campur tangan pihak luar, termasuk mertua. Jika mertua Mam memaksa tinggal bersama dengan Mam dan Ayah, Mam bisa menolaknya secara halus dan mengatakan bahwa kalian berdua cukup dewasa untuk menjalani masalah kehidupan setelah pernikahan.
Tentu saja, tidak semua ibu mertua memiliki sifat-sifat yang bisa membuat menantu mereka tidak nyaman. Berbeda orang berbeda kepribadian, bukan? Ada ibu mertua yang sangat baik hingga bisa bercanda tawa dan rukun dengan menantunya. Bagaimanapun karakter ibu mertua, Mam harus tetap bisa menjalin hubungan yang baik dengannya, ya.







26 Jan 2017
Penulis Redaksi IbuDanMama
0 Komentar